kabar

Emir Dubai akan bangun tempat parkir pribadi enam lantai di London

Untuk menampung 114 mobil supermewah miliknya. Ongkos pembangunannya diperkirakan Rp 386,6 miliar.

07 April 2015 19:11

Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum berencana membangun tempat parkir pribadi untuk menampung 114 mobil supermewah miliknya di Ibu Kota London, Inggris.

Lokasinya di sebelah pendaratan helikopter Battersea di pinggir Sungai Thames. Sehingga salah satu orang paling tajir di muka bumi ini bersama rombongannya - termasuk 23 anaknya - bisa tiba di jantung London menggunakan helikopter lalu tinggal berganti mobil luks kesukaan mereka.

Tempat parkir pribadi kepunyaan wakil presiden sekaligus perdana menteri Uni Emirat Arab ini bakal dibangun enam lantai ke atas dan dua lantai ke bawah tanah. Di sini juga akan dibikin kantor, kamar mandi, dan flat-flat berisi tiga kamar tidur bagi para sopir.

Lokasi akan dibangun tempat parkir pribadi Syekh Maktum ini sebenarnya sudah menjadi tempat penyimpanan mobilnya. Namun para tetangga sudah mencemaskan bakal terganggu dengan bolak baliknya sekitar 120 mobil saban hari di lahan parkir istimewa itu.

Jane Heim, 52 tahun, menulis komentarnya di media sosial soal itu. "Kedengarannya seperti contoh lain dari orang asing superkaya sedang membuat rencana besar tanpa memikirkan penduduk setempat ingin hidup damai."

Rencana pembangunan lahan parkir pribadi milik emir Dubai ini sudah diajukan oleh perusahaan manajemen Smech. Firma ini juga berada di belakang gagasan Syekh Maktum ingin membangun rumah mewah berisi 16 kamar tidur di Dataran Tinggi Skotlandia.

Pengajuan rencana ini telah disetujui para penasihat di Dewan Wandsworth Borough. Tapi belum diketahui berapa total anggaran buat membangun lahan parkir itu.

Sumber-sumber di bidang konstruksi memperkirakan biayanya empat juta pound sterling atau Rp 77,4 miliar untuk membangun ke atas atau tiga kali lebih besar ketimbang buat menggali ruang bawah tanah. Ditambah dua juta pound sterling lagi untuk tahap penyelesaian. Alhasil, keseluruhan akan digelontorkan kira-kira 20 juta pound sterling (Rp 386,6 miliar).

"Itu baru bangunan dasar," kata seorang sumber. "Tentu saja ongkosnya akan lebih besar lagi bila dia mau melapisi dengan pualam."

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Syekha Latifah, putri dari Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, berpose bareng Mary Robinson, mantan Komisaris Tinggi PBB Urusan Hak Asasi Manusia, di kediamannya di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 15 Desember 2018. (UAE Ministry of Foreign Affairs)

Bantah tahan putrinya, emir Dubai rilis foto Syekha Latifah

Syekha Latifah kabur dari UEA akhir Februari lalu dan berhasil ditangkap di perairan internasional dekat India pada awal Maret. Sejak saat itu, dia tidak pernah kelihatan di depan publik.

Sheikha Latifa, daughter of Dubai Emir Sheikh Muhammad bin Rashid al-Maktoum, with her Finnish friend, Tiina Jauhiainen. (@detainedindubai for Albalad.co)

Amnesty International desak emir Dubai bebaskan Syekha Latifah

"Amnesty International menilai India dan UEA telah melanggar hukum internasional, termasuk penahanan semena-mena, penyiksaan, dan penghilangan paksa."

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. (Twitter)

Emir Dubai bikin Dewan Kebahagiaan Dunia

Lembaga ini dikepalai oleh Profesor Jeffrey Sachs.





comments powered by Disqus