kabar

Paspor negara Arab paling berpengaruh

Pemegang paspor UEA bisa memasuki 72 negara tanpa visa atau dengan memperoleh visa saat ketibaan.

19 April 2015 22:27

Uni Emirat Arab (UEA) menjadi paspor negara Arab paling berpengaruh sejagat, menurut laporan tahunan dilansir perusahaan keuangan Arton Capital.

UEA menuduki posisi ke-47 di dunia dalam hal jumlah negara bisa dimasuki warganya tanpa visa atau dengan memperoleh visa di saat ketibaan, yakni 72 negara. Namun peringkat UEA ini masih kalah ketimbang Venezuela, Taiwan, Guinea, Ukraina, dan Rumania.

Paspor negara Arab paling berpengaruh kedua adalah Qatar di tempat ke-53 (66 negara bebas visa), lalu disusul Kuwait di peringkat 55 (64 negara). Kemudian ada Arab Saudi dan Bahrain di posisi ke-58 (61 negara) serta Oman peringkat 64 (54 negara bebas visa).

Tunisia menjadi negara Arab berpaspor paling berpengaruh selain negara anggota GCC (Dewan Kerja Sama Teluk).

Paspor paling berpengaruh di dunia adalah Amerika Serikat dan Inggris. Warga dari kedua negara ini bisa melawat ke 147 negara tanpa visa atau harus mendapat visa saat kedatangan.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Israel kirim delegasi ke Bahrain

Lawatan ini berlangsung sehari setelah Netanyahu dan Syekh Salman berkomunikasi langsung melalui telepon.

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tahan imam dan khatib Masjid Al-Haram sejak Agustus 2018

Sejak Bin Salman menjadi putera mahkota pada Juni 2017, Saudi getol menangkapi ulama, akademisi, aktivis, wartawan, konglomerat, pejabat, dan pangeran dianggap menentang kebijakan-kebijakannya.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi izinkan jamaah dari luar negeri berumrah mulai 1 November

Jumlah jamaah dari luar negeri dibolehkan berumrah dinaikkan bertahap, tergantung pada kondisi penyebaran Covid-19 di negara masing-masing.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh bin Tahir al-Bantani. (Arab News)

Arab Saudi akan buka umrah dalam tiga tahap

Jamaah datang dari negara lain baru boleh berumrah tahun depan.





comments powered by Disqus