kabar

Pemuda Arab paling berpengaruh sejagat

Mahir Zain juga masuk dalam sepuluh besar.

20 April 2015 11:09

Relawan kemanusiaan asal Mesir Jawad Nabulsi memuncaki daftar seratus pemuda Arab berusia di bawah 40 tahun paling berpengaruh di dunia. Lelaki 33 tahun ini mengungguli Badir al-Kharafi (Kuwait) dan Hasan ath-Thawadi (Qatar) di posisi kedua dan ketiga.

Nabulsi adalah pendiri Yayasan Nibni, salah satu organisasi non-pemerintah paling tersohor di negeri Nil. Lembaga ini awalnya memberikan bantuan medis bagi korban luka dalam revolusi 2011, namun kemudian melebarkan kegiatannya dengan menolong sejumlah orang termiskin di Mesir dengan memberi pinjaman mikro, pendidikan, dan saran bisnis.

Yayasan ini telah membantu lebih dari 140 ribu orang selama empat tahun terakhir.

Badir al-Kharafi, 37 tahun, di peringkat kedua merupakan salah satu bos di konglomerasi MA Al Kharafi & Sons beraset US$ 8 miliar. Kharafi juga wakil direktur utama di Zain Group.

Ketua panitia Piala Dunia 2022 di Qatar Hasan Thawadi menempati posisi ketiga. Lelaki 37 tahun ini juga penasihat di QIA (Otoritas Investasi Qatar).

Khaldun al-Mubarak, 39 tahun, dari Uni Emirat Arab (UEA) menyusul di peringkat keempat. Dia merupakan pemilik perusahaan dana investasi Mubadala berkantor di Ibu Kota Abu Dhabi sekaligus yang punya klub Liga Inggris Manchester City. Di belakangnya ada bos media Nura al-Kaabi, 36 tahun, juga asal UEA.

Penyanyi lagu-lagu islami Mahir Zain, 33 tahun, masuk pula dalam sepuluh besar.

Jet pribadi bernomor HZ-SK1 mengangkut para pembunuh wartawan Khashoggi meninggalkan Bandar Udara Ataturk di Kota Istanbul, Turki, menuju Riyadh, Arab Saudi, pada 2 Oktober 2018 pukul 18.20 waktu setempat.(Screengrab)

Potongan tubuh Khashoggi diduga dibawa ke Riyadh

Mayat Khashoggi dimutilasi menjadi 15 bagian.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz pada 19 Oktober 2018 memberhentikan Saud al-Qahtani dari jabatan penasihat istana. (Arab News)

Penasihat istana: Segalanya atas perintah Raja Salman dan putera mahkota

Saud al-Qahtani pernah memperingatkan Jamal Khashoggi untuk berhenti mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah Arab Saudi.

Kepala Badan Intelijen Arab saudi jenderal Ahmad as-Sirri. (Al-Arabiya)

Arab Saudi pecat kepala intelijen dan penasihat istana karena terlibat pembunuhan Khashoggi

Berdasarkan hasil investigasi internal Arab Saudi, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, merupakan anak dari Raja Salman, tidak mengetahui operasi pembunuhan Khashoggi.





comments powered by Disqus