kabar

Baghdadi luka parah

Dia terkena serangan udara pada 18 Maret di Distrik Al-Baaj, Provinsi Ninawih, Irak.

22 April 2015 08:45

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi cedera parah dalam sebuah serangan udara di barat Irak, kata sejumlah sumber kepada surat kabar the Guardian.

Seorang sumber di Irak memiliki hubungan dengan milisi Islam radikal itu mengungkapkan gempuran udara melukai Baghdadi ini berlangsung bulan lalu. Dia menjelaskan luka itu mengancam nyawanya, tapi dia pelan-pelan mulai pulih. Meski begitu, dia belum memulai mengontrol organisasi itu saban hari.

Luka parah diderita Baghdadi memaksa para pentolan ISIS menggelar rapat darurat. Mereka awalnya meyakini Baghdadi bakal meninggal dan telah membikin rencana buat memilih pemimpin baru.

Dua pejabat - seorang diplomat Barat dan satu penasihat Irak - membenarkan kabar itu. Mereka menjelaskan serangan udara ini berlangsung 18 Maret di Distrik Al-Baaj, Provinsi Ninawih, dekat dengan perbatasan Suriah. Dua laporan sebelumnya pada November dan Desember tahun lalu menyebut Baghdadi cedera tidak akurat.

Diplomat itu mengatakan sebuah serangan udara menghantam konvoi tiga mobil sedang melintas di antara desa Umm ar-Rous dan Al-Qaraan. Sasarannya adalah para pemimpin ISIS lokal dan dipercaya menewaskan tiga orang. Para pejabat waktu itu tidak mengetahui Baghdadi berada dalam konvoi ini.

Hisyam al-Hasyimi, penasihat pemerintah Irak soal ISIS, bilang, "Ya, dia luka di Al-Baaj dekat Desa Umm ar-Rous pada 18 Maret bersama sekelompok orang lainnya."

Para pejabat Amerika Serikat tidak bisa memberikan konfirmasi mengenai laporan Baghdadi cedera. "Kami tidak tahu apa-apa soal laporan itu," kata seorang juru bicara Pentagon (Departemen Pertahanan Amerika).

Baghdadi diketahui menetap di Al-Baaj, sekitar 322 kilometer sebelah barat Mosul, ibu kota ISIS di Irak. "Dia memilih daerah ini karena dia tahu sejak perang Amerika tidak banyak menyerang ke sana," ujar seorang sumber mengetahui tentang pergerakan Baghdadi. "Dari 2003 (militer Amerika) jarang berada di sana. Wilayah itu bagian dari Irak tidak mereka masukkan dalam peta."

Al-Baaj, wilayah terpencil dihuni mayoritas warga Sunni, sudah lama tidak terjangkau kontrol Baghdad, bahkan semasa rezim Saddam Husain. Daerah ini menjadi tempat berlindung aman bagi para jihadis sejak 2004.

Penduduk setempat juga biasa menyelundupkan barang-barang dari Suriah ke wilayah-wilayah Sunni di provinsi Ninawih dan Anbar di Irak. AQI (Al-Qaidah di Irak) dan semua afiliasinya memiliki akses tidak terhalang ke Al-Baaj hingga Amerika mulai mengintai wilayah itu awal tahun ini.

Baghdadi nyaris terbunuh saat jet-jet tempur Amerika menyerang konvoi dua mobil di pinggiran Mosul 14 Desember tahun lalu. Orang dekatnya, Auf Abdurrahman al-Ifiri, tewas saat mobil dia tumpangi dihantam roket. Baghdadi diyakini berada di mobil kedua selamat karena tidak terkena serbuan.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

Calon pengganti Baghdadi

Iyad al-Ubaidi dan Ayad al-Jumaili sebagai dua kandidat terkuat merupakan bekas perwira angkatan darat zaman Saddam Husain.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

Rusia sangat yakin serangan udaranya tewaskan pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi

Serangan udara itu terjadi pada 28 Mei dini hari di pinggiran selatan Kota Raqqah.

Lelaki diyakini 'kembaran pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi ini tengah menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba menghapal Al-Quran di sebuah masjid di Kota Fallujah, Irak. (Al-Fallujah)

Baghdadi dikabarkan ditangkap di Suriah

Hasil operasi gabungan Suriah dan Rusia.





comments powered by Disqus