kabar

Jin di Saudi bersyahadat lewat Twitter

"Saya jin Habibi. Saya mengumumkan masuk Islam di tangan sang syekh."

22 April 2015 10:33

Seorang lelaki di Kota Dammam, Arab Saudi, mengaku sebagai dukun pengobatan secara islami alias rukyah, membikin geger media sosial di negara itu. Dia bilang dia berhasil mengislamkan satu jin lewat Twitter.

Menurut sebuah laporan dilansir media setempat, pria tidak disebutkan identitasnya ini menerbitkan obrolannya dengan jin di akun Twitternya, berpengikut 16 ribu.

Sesuai ajaran Islam, Allah menciptakan jin dari api, manusia dari tanah, dan malaikat dari cahaya.

Menurut akun Twitter sang dukun, jin mualaf ini mengatakan, "Saya jin Habibi. Saya mengumumkan masuk Islam di tangan sang syekh. Saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah. Syekh ini orang baik dan membantu saya menjadi muslim."

Beberapa orang di Twitter menuding dukun itu mengarang cerita. Salah satu akun bilang obrolan dengan sang jin mualaf itu sekadar lelucon karena dia ingin meyakinkan orang-orang jin juga mempunyai akun Twitter.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

900 ribu kembang api akan dibakar buat rayakan hari lahir Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi dibentuk pada 23 September 1932 oleh Raja Abdul Aziz bin Abdurrahman.

Sampah makanan. (Saudi Gazette)

FAO sebut Arab Saudi negara paling banyak buang makanan

FAO bilang saban tahun terdapat 427 ton makanan dibuang di negara Kabah itu.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Microsoft dipkasa meminta maaf karena keliru menerjmehkan Dais menjadi ZArab Saudi. (Fortune)

Microsoft minta maaf karena salah menerjemahkan Dais menjadi Arab Saudi

Kepala Microsoft di Arab Saudi Mamduh Najjar meminta maaf atas kekeliruan itu.





comments powered by Disqus