kabar

Toko seks halal segera dibuka di Makkah

Toko seks Al-Asyirah tidak menjual boneka dan alat penggetar.

23 April 2015 07:04

Kota suci Makkah di Arab Saudi bakal segera memiliki toko menjual produk-produk berhubungan dengan seks tapi halal menurut syariat islam.

Menurut laporan dilansir situs berita berbahasa Arab dari Maroko Alyaum24.com, toko seks ini hanya untuk memenuhi pelanggan muslim di kota kiblat itu. Toko ini merupakan cabang dari toko seks Al-Asyirah berpusat di Ibu Kota Amsterdam, Belanda, didirikan lima tahun lalu.

Pemiliknya, Abdul Aziz Auragh, warga Belanda muslim berdarah Maroko, mengaku sudah berkonsultasi dan memperoleh izin buat membuka gerai di Makkah. "Seorang ulama Arab Saudi mengatakan kepada saya pembukaan sebuah toko seks halal ini bakal meningkatkan hubungan seksual suami istri," katanya.

Auragh sejak tahun lalu sudah berambisi membuka cabang Al-Asyirah di Makkah. Namun toko seks ini tidak menjual boneka seks dan alat penggetar.

Untuk pembukaan toko seks di Makkah ini, Auragh bekerja sama dengan perusahaan Beate Uhse dari Jerman. Mereka terkenal sebagai pemasok produk seks terbesar di seantero Eropa.

Toko seks Al-Asyirah di Makkah nanti bakal menawarkan 18 produk. Semuanya berupa minyak, krim, dan losion. "Produk kami meningkatkan perasaan sensualitas dan menaikkan gairah hubungan seksual pasangan suami istri," ujar Auragh.

Dari situs resmi mereka, produk termurah berupa krim seharga 14,95 euro atau sekitar Rp 207 ribu dan paling mahal senilai 34,95 euro (Rp 485 ribu).

Toko seks Al-Asyirah membuka cabang pertama mereka di negara berpenduduk mayoritas muslim, yakni di Turki pada 2013.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dipaksa copot jaket Barcelona depan Kabah

"Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumab Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab.

Suasana dalam Mal Abraj berlokasi di Menara Zamzam, dekat dengan Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Makkah tak lagi sakral

Di Bali saja, tidak boleh ada bangunan melebihi pura. Di Myanmar diharamkan membangun lebih dari tinggi pagoda.

Situasi di sekitar lokasi tawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, 16 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Berharap berkah kangkangi Kabah

"Sungguh tidak pantas bangunan-bangunan tinggi berada di dekat Kabah," kata Dr. Irfan al-Alawi.

Jamaah umrah asal Prancis berdarah Aljazair, Azuz Butuba, melakukan bunuh diri di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, pada 8 Juni 2018. (Twitter)

Pelaku bunuh diri depan Kabah warga negara Prancis keturunan Aljazair

Lelaki itu bernama Azuz Butuba dan berumur 26 tahun.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

19 Juni 2018
Makkah tak lagi sakral
18 Juni 2018

TERSOHOR