kabar

Taliban dan ISIS umumkan saling perang

Abu Bakar al-Baghdadi pernah mengejek pemimpin Taliban Mullah Umar bodoh dan tidak berpendidikan.

23 April 2015 09:04

Taliban, milisi Islam berkuasa di Afghanistan-Pakistan, dan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dikabarkan sudah menyatakan saling perang.

Nabi Jan Mullahkhil, Kepala Kepolisian Provinsi Helmand, selatan Afghanistan, Ahad lalu mengatakan kepada radio Masyaal, dia telah menerima sejumlah dokumen berisi pengumuman perang antara kedua kelompok teroris ini di Afghanistan.

Kemungkinan besar bakal menjadi palagan antara Taliban dan ISIS adalah Helmand. Sebab wilayah ini merupakan pusat kekuatan Taliban dan penghasil opium terbesar sejagat.

Permusuhan antara Taliban dan ISIS sudah lama tercium. Pertempuran kecil di antara kedua pihak terjadi di Afghanistan beberapa waktu lalu.

Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi pernah mengejek pemimpin Taliban Mullah Umar bodoh dan tidak berpendidikan. Menurut dia, Mullah Umar tidak pantas disebut pemimpin spiritual sekaligus politik.

Taliban pekan lalu memerintahkan pejuangnya tidak bergabung dengan ISIS. Mereka juga diminta mencegah bendera ISIS berkibar di Afghanistan.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Ratusan jihadis ISIS asal Indonesia ditahan di Irak dan Suriah

Paling banyak ada 200 jihadis ISIS dari Indonesia ditahan oleh militer Irak.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

48 warga Indonesia sedang bertempur di Yaman

Di Afghanistan, terdapat kurang dari selusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Peneliti ISIS tersohor dibunuh di Baghdad

Albalad.co bulan lalu sempat mewawancarai Husyam. Ketika itu dia mengatakan saat ini ada enam hingga tujuh ribu pejuang ISIS aktif di Irak dan Suriah.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Para pembangkang Saudi bikin partai politik

"Tiap warga Saudi telah dewasa berhak mencalonkan diri atau memilih wakil-wakilnya di parlemen mempunyai kekuasaan membuat undang-undang dan mengawasi lembaga-lembaga eksekutif di Saudi."

24 September 2020

TERSOHOR