kabar

Neneknya Obama berumrah

Sarah Obama memuji proyek perluasan Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi.

23 April 2015 13:49

Sarah Obama, nenek dari Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama, tengah melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi. Dia melaksanakan ibadah itu bareng putranya Said Obama (paman dari Obama), dan cucunya Musa Obama.

Sarah, diyakini berusia 94 tahun, tidak kuat lagi berjalan sendiri. Dia terlihat duduk di kursi roda didorong dan dikawal sejumlah petugas.

Sarah memuji proyek perluasan Masjid Al-Haram di Kota Makkah dan Masjid Nabawi di Kota Madinah senilai US$ 21 miliar atau sekitar Rp 272 triliun. Di sela berumrah, Sarah menghadiri pameran mengenai Nabi Muhammad di Distrik Nasim, Makkah.

"Saya sangat senang mengunjungi pameran ini, sebuah contoh bagus dari perkembangan Islam dengan cara modern dengan sokongan dokumen asli dan ilmu pengetahuan," kata Sarah. Dia berharap pameran serupa bisa digelar di negara lain buat memberantas kesalahpahaman mengenai Islam.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Menteri agama minta jamaah Indonesia patuhi larangan berziarah di Makkah

Larangan berlaku tanpa batas waktu sejak 19 April. Siapa saja melanggar dikenai denda lima ribu riyal.

Kabah di Kota Makkah, Arab Saudi. (Arab News)

Pejabat MUI sebut larangan berziarah di Makkah pelecehan terhadap umat Islam

"Alasan utama pemurnian akidah terkesan sangat subyektif itu secara tidak langsung merendahkan dan mereduksi kualitas peziarah."

Syekh Saud asy-Syuraim, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Middle East Monitor)

Arab Saudi tutup akun Twitter milik imam Masjid Al-Haram

Syekh Saud berkali-kali berkomentar mengenai kebijakan sosial dan politik di Arab Saudi dia anggap berlawanan dengan ajaran Islam.

Mukhtar Alim Syaqdar, penulis kaligrafi di kain penututp Kabah. (Saudi Gazette)

Penulis kaligrafi di kain penutup Kabah

Syaqdar memperkenalkan gagasan untuk menggunakan komputer dalam mencetak kaligrafi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.

21 Mei 2018

TERSOHOR