kabar

Pangeran Al-Walid janjikan Bentley bagi seratus pilot Saudi

"Syukurlah saya masih hidup tapi siapa bakal mengganti kerusakan ini? Tempat tinggal saya kena ledakan, pilot dapat Bentley. Dunia memang tidak adil."

23 April 2015 17:07

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi menjanjikan masing-masing sebuah mobil supermewah Bentley bagi seratus pilot jet tempur negara itu terlibat dalam perang di Yaman.

Janji itu dia sampaikan lewat Twitter setelah negara Dua Kota Suci ini Selasa lalu mengumumkan serangan udara pasukan koalisi dipimpin Saudi berakhir. "Untuk menghargai peran mereka dalam operasi ini, saya merasa terhormat untuk membagikan seratus mobil Bentley kepada seratus pilot tempur Saudi," kata Pangeran Al-Walid dalam akun Twitternya memiliki tiga juga pengikut.

Operasi militer bersandi Badai Ketegasan ini menewaskan hampir seribu warga Yaman dan melukai lebih dari tiga ribu orang. Dua wilayah paling parah kerusakannya akibat gempuran selama hampir sebulan itu adalah Ibu Kota Sanaa dan Kota Aden di selatan Yaman.

Kontan saja iming-iming hadiah menggiurkan itu mengundang kritik dan ejekan di dunia maya. Seorang lelaki Yaman bernama Ammar al-Aulaki mengunggah di Twitter foto rumahnya rusak akibat serangan udara Saudi seraya berkomentar: "Syukurlah saya masih hidup tapi siapa bakal mengganti kerusakan ini? Tempat tinggal saya kena ledakan, pilot dapat Bentley. Dunia memang tidak adil."

Pengguna Twitter Hamzah Malik juga tidak kalah sinis. "Yaman tanpa makanan, air, obat-obatan, bahan bakar, atau listrik bahkan tidak ditawari satu ambulans pun oleh Pangeran Al-Walid bin Talal," ujarnya.

Karena kebanjiran kecaman, janji orang paling kaya di Timur Tengah ini dihapus. Sejumlah media Saudi melaporkan akun Twitter sang pangeran telah diretas, namun tidak ada konfirmasi resmi soal ini. Sedangkan kalangan konservatif di Saudi memuji kebaikan Pangeran Al-Walid itu.

Pangeran Al-Walid tersohor lantaran gaya hidup mewahnya. Dia dikabarkan memiliki beberapa jet pribadi dan 200 mobil kelas premium, termasuk Lamborghini serta Ferrari. Dia hidup dalam beberapa istana kelewat megah dan nyaman.

Paspor milik Abdul Munthalib Husain Ali, warga Mesir tewas akibat pecahan peluru kendali ditembakkan milisi Al-Hutiyun dari Yaman ke Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Peluru kendali Al-Hutiyun hantam Riyadh tewaskan satu orang

Namun serangan dilakukan sejak Maret 2015 itu boleh dibilang gagal karena belum mampu menumpas Al-Hutiyun.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Pemberontak Al-Hutiyun di luar istana presiden di Ibu Kota Sanaa, Yaman. (www.bbc.com)

Pisah Yaman

Kekalahan koalisi di Yaman Selatan bisa mengakhiri bulan madu antara UEA dan Saudi dalam Perang Yaman.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal. (Gulf Business)

Arab Saudi bebaskan Pangeran Al-Walid dari tahanan

Seorang pejabat senior Arab Saudi mengatakan Pangeran Al-Walid, 62 tahun, tiba di kediamannya di Riyadh kemarin pukul sebelas waktu setempat.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.

21 Mei 2018

TERSOHOR