kabar

ISIS haramkan produk Nike

Ironisnya, komandan ISIS paling tersohor Abu Wahib dikenal kerap menggunakan produk Nike dan Adidas.

26 April 2015 17:55

Setelah melarang rokok, minuman beralkohol, alat musik, celana jins ketat, dan bahkan dot bayi, ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) memasukkan seluruh produk Nike dalam daftar haram.

Larangan atas Nike, terkenal dengan sepatu, kaus oblong, dan setelan pakaian olahraga, tercantum dalam selebaran dibagikan di Raqqah, ibu kota ISIS. Aturan baru ini keluar tidak lama setelah seorang jihadis ISIS mencela kepopuleran Nike di kalangan pejuang milisi Islam radikal ini.

Dia bilang logo Nike mirip salib. Komentarnya ini memicu perdebatan sengit di kalangan anggota ISIS. Banyak yang bilang produk Nike bisa diterima karena nyaman dipakai dan berkualitas bagus. Juga logonya tidak persis salib.

ISIS akhirnya mengharamkan produk asal Amerika Serikat itu lantaran Nike terdengar seperti sebuah kata dalam bahasa Arab pasaran berarti bersenggama. Selain itu, merek ini berkaitan dengan Nike, dewa kemenangan bangsa Yunani.

Kebijakan ini mengancam pembeli dan penjual barang-barang Nike dengan beragam hukuman, mulai denda ringan hingga dicemeti dan penjara.

Ironisnya, komandan ISIS paling tersohor Abu Wahib dikenal kerap menggunakan produk Nike dan Adidas.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Ratusan jihadis ISIS asal Indonesia ditahan di Irak dan Suriah

Paling banyak ada 200 jihadis ISIS dari Indonesia ditahan oleh militer Irak.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

48 warga Indonesia sedang bertempur di Yaman

Di Afghanistan, terdapat kurang dari selusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Peneliti ISIS tersohor dibunuh di Baghdad

Albalad.co bulan lalu sempat mewawancarai Husyam. Ketika itu dia mengatakan saat ini ada enam hingga tujuh ribu pejuang ISIS aktif di Irak dan Suriah.





comments powered by Disqus