kabar

UEA negara Arab Teluk paling bahagia

Swiss negara paling bahagia sejagat.

27 April 2015 20:24

Uni Emirat Arab (UEA) ditetapkan sebagai negara Arab Teluk paling bahagia berdasarakan laporan World Happiness tahun ini, bikinan Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjuta, lembaga berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

UEA menempati peringat 20 dari 158 negara disurvei, disusul Qatar di posisi ke-28. Menurut surat kabar Doha News, Qatar sudah menduduki tempat kedua ini dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara ini mengungguli Arab Saudi (35) dan Kuwait (39).

Laporan itu menyebutkan standar kehidupan tinggi, harapan hidup, dan kurangnya korupsi termasuk di antara faktor membikin negara menjadi bahagia. Namun lembaga pembuat laporan Wolrd Happiness menekankan komitmen pemeringtah UEA untuk mewujudkan kebahagiaan bagi rakyatnya sebagai tujuan nasional merupakan salah satu alasan memilih Dubai sebagai negara Arab Teluk paling bahagia.

Perdana Menteri UEA sekaligus Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum Desember tahun lalu mengatakan, "Tujuan pertama dari Rencana Dubai 2021 adalah membikin rakyat berbahagia."

Dalam surat terbukanya tahun lalu, dia mengingatkan seluruh pegawai pemerintah untuk memberikan layanan kelas dunia agar warga UEA puas.

Daftar negara paling bahagia sejagat dipuncaki oleh Swiss lalu disusul Islandia dan Denmark. Sedangkan Burundi, Togo, dan Suriah termasuk tiga negara paling tidak bahagia.

Ibu Kota Manama, Bahrain. (Arabian Business)

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

Mordechai Vanunu dan istrinya Kristin Joachimsen setelah menikah di Gereja Sang Penebus, Yerusalem, 19 Mei 2015. (facebook.com)

Trump teken surat janji untuk tidak paksa Israel ungkap senjata nuklirnya

Perjanjian serupa pernah ditandatangani tiga presiden Amerika sebelumnya, yakni Bill Clinton, George Walker Bush, dan Barack Obama.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengadakan pertemuan dengan para tokoh agama di New York, Amerika Serikat, 28 Maret 2018. (Al-Arabiya)

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dipaksa copot jaket Barcelona depan Kabah

"Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumab Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

20 Juni 2018

TERSOHOR