kabar

Pesawat Saudi mendarat di Israel

Untuk menjalani perawatan rutin.

07 Mei 2015 07:01

Untuk pertama kali sebuah pesawat penumpang Arab Saudi Selasa malam lalu mendarat di Bandar Udara Internasional Ben Gurion, Ibu Kota Tel Aviv, Israel, untuk perawatan teknis.

Surat kabar Yediot Ahronot melaporkan pesawat Airbus A330 itu tiba dari Ibu Kota Brussels, Belgia, tanpa penumpang.

Pesawat ini milik sebuah perusahaan Eropa disewakan kepada Saudia, maskapai pemerintah Arab Saudi. Burung besi itu biasa menjalani pemeriksaan rutin di Bedek, perusahaan Israel dikontrak oleh lembaga penerbangan Israel.

Seperti kebanyakan negara Arab, Saudi tidak secara resmi mengakui Israel. Tidak ada penerbangan langsung atau tidak langsung menghubungkan kedua negara.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Delegasi muslim asal Indonesia, termasuk dua pejabat MUI - Profesor Istibsyaroh dan Kiai Mayshudi Suhud - saat diterima di kediaman Presiden Israel Reuven Rivlin pada 18 Januari 2017. (Albalad.co/Istimewa)

Presiden Israel serukan semua kedutaan asing dipindah ke Yerusalem

Rivlin meminta seluruh negara mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Microsoft dipkasa meminta maaf karena keliru menerjmehkan Dais menjadi ZArab Saudi. (Fortune)

Microsoft minta maaf karena salah menerjemahkan Dais menjadi Arab Saudi

Kepala Microsoft di Arab Saudi Mamduh Najjar meminta maaf atas kekeliruan itu.

Pangeran Bandar bin Sultan, Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat pada 1983-2005. (BBC)

Arab Saudi ancam jual total aset US$ 750 miliar di Amerika Serikat

Keluarga korban Teror 11/9 meyakini sejumlah pejabat Arab Saudi terlibat dalam perencanaan serangan 11 September 2001.





comments powered by Disqus