kabar

ISIS ganti seragam eksekusi

Tadinya oranye kini berwarna biru.

10 Mei 2015 22:44

Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah mengganti warna seragam sandera mereka bakal dibunuh.

Dalam rekaman video terbaru terlihat sepuluh tawanan akan dieksekusi mengenakan seragam biru bukan lagi oranye. Dalam keadaan mata ditutup mereka disuruh berlutut dan masing-masing siap menunggu peluru menembus dari arah belakang kepala mereka.

Selama ini warna oranye dipakai ISIS terhadap para tawanan mereka sebagai simbol pembalasan atas ratusan tawanan kasus dugaan terorisme di kamp militer Amerika Serikat di Teluk Guantanamo, Kuba. Para narapidana ini berseragam oranye.

Sejatinya ini bukan kali pertama kelompok bikinan Abu Musab al-Zarqawi itu memakaikan seragam biru terhadap sandera mereka. Ketika akan dieksekusi November tahun lalu, selusin tentara Suriah ditawan ISIS juga berseragam biru.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.

Perdana menteri Irak Haidar al-Abadi bersalaman dengan seorang komandan pasukan Irak setibanya di Kota Mosul, 9 Juli 2017, untuk mengumumkan pembebasan Mosul dari ISIS. (Twitter/@HaiderAlAbadi)

Irak bebaskan Mosul dari ISIS

Sepekan sebelumnya, Abadi sudah mengumumkan berakhirnya khilafah islamiyah versi ISIS setelah pasukan Irak merebut Masjid An-Nuri telah menjadi puing akibat diledakkan ISIS.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

Irak rebut Masjid Agung di Mosul dari ISIS

Pemerintah Irak memperkirakan Mosul bisa direbut dalam beberapa hari lagi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

19 Juni 2018
Makkah tak lagi sakral
18 Juni 2018

TERSOHOR