kabar

Mesir ingin bangun kembali Menara Cahaya Alexandria

Bangunan setinggi 137 meter ini runtuh pada 1323 akibat digoyang serangkaian gempa.

11 Mei 2015 08:04

Mesir tengah berencana membangun kembali Menara Cahaya Alexandria, salah satu dari tujuh keajaiban dunia di masa kuno.

Bangunan setinggi 137 meter itu didirikan 280 tahun sebelum kelahiran Nabi Isa. Namun gedung terjangkung sejagat selama berabad-abad ini runtuh akibat digoyang serangkaian gempa pada 1323.

Dr Mustafa Amin dari Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mesir mengatakan kepada surat kabar Yaum7, rencana pembangunan kembali Menara Cahaya itu sudah diajukan setelah pihaknya mempelajari bagaimana dan dengan bahan apa menara raksasa itu dibangun.

Gubernur Alexandria akan mempelajari rencana ini dan bakal memutuskan apakah dapat menyetujui proyek itu.

Sisa-sisa reruntuhan Menara Cahaya ditemukan ahli arkeologi Prancis pada 1994 di lantai pelabuhan selatan di Kota Alexandria. Namun tidak banyak diketahui mengenai rincian dari bangunan bersejarah akan dibangun lagi itu.

Menara Cahaya atau dikenal pula dengan nama Menara Firaun termasuk satu dari beberapa keajaiban dunia masa kuno dapat bertahan lama bersama Mausoleum Halicarnassus dan Piramida Besar Giza.

Pengungsi Palestina di Yordania. (Middle East Monitor)

Arab Saudi tolak beri visa haji bagi pengungsi Palestina di Yordania

Penolakan ini atas instruksi dari pemerintah Yordania.

Buruh bangunan sebuah proyek konstruksi di Arab Saudi tengah bekerja di bawah terik surya. (Al-Arabiya/ilustrasi)

Cuaca panas di Mesir bikin 21 orang mati kepayahan

Suhu udara di Mesir rata-rata 47 derajat Celcius di waktu siang.

Gamal (kiri) dan Alaa Mubarak. Kedua putra dari mantan Presiden Mesir Husni Mubarak ini dibebaskan dari Penjara Torah, Ibu Kota Kairo, Mesir, Senin, 26 Januari 2015. (www.ibtimes.co.uk)

Mubarak akan diadili lagi untuk kasus pembunuhan demonstran

Sidang atas kasus itu dimulai 5 November.

Ibrahim Arif, pemimpin redaksi surat kabar Al-Bayan. (dailynewsegypt.com)

Dituduh sebar berita palsu, pemimpin redaksi koran di Mesir ditahan

Dewan redaksi Al-Bayan menyatakan sudah mencabut artikel itu dari situs mereka.





comments powered by Disqus