kabar

Teheran bersalin rupa

Dalam sepuluh hari telah dipasang sekitar 700 papan iklan berisi karya seni para maestro dunia.

11 Mei 2015 09:03

Teheran telah bersalin rupa. Ibu kota Iran ini sudah menjadi seperti galeri seni ruang terbuka, seperti dilansir surat kabar the Guardian.

Dalam sepuluh hari hingga Kamis pekan lalu, sekitar 1.500 papan iklan biasanya berisi slogan "Mampus Amerika" atau bergambar para syuhada Perang Iran-Irak sudah lenyap. Mereka kini digantikan oleh replika karya seni dari para maestro dunia, seperti Pablo Picasso, Rene Magritte and Henri Matisse.

Gerakan ini bagian dari kampanye bertajuk Galeri Sebesar Kota untuk menarik minat masyarakat mengunjungi Museum Seni Kontemporer. Museum di Teheren ini memiliki koleksi karya seni terbaik selain Eropa dan Amerika Serikat.

"Orang tidak sering mengunjungi museum atau lembaga kebudayaan, jadi kami ingin mendorong mereka untuk ke sana," kata Jamal Kamyab, pejabat terlibat dalam proyek itu, kepada kantor berita Mehr. Semua karya dipasang di jalan-jalan Teheran itu diperiksa lebih dulu oleh pejabat pemerintah sebelum disetujui buat dipasang sebagai iklan.

Dari 700 papan iklan baru itu, sekitar 70 persennya berisikan karya-karya seni lokal, seperti karpet Persia, kaligrafi, dan miniatur. Manajer kampanye Mujtaba Musawi mengakui pihaknya mulanya kesulitan untuk mengganti seluruh papan iklan di Teheran lantaran sebagian besar milik perusahaan swasta.

Kebijakan ini mendapat tanggapan positif. "Benar-benar memikat. Senang sekali melihat iklan mesin cuci atau bank besar digantikan oleh karya Rembrant, Cezanne, atau Picasso, apalagi lebih baik dibanding itu?" ujar wartawan Iran Sadra Muhaqiq kepada the Guardian.

Iran selama ini dikenal menerapkan sensor ketat terhadap karya seni sehingga banyak seniman Iran pindah ke luar negeri.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Oman dan Sudan izinkan wilayah udara mereka dilintasi pesawat Israel

Klaim Netanyahu ini sekaligus membuktikan kian mesranya hubungan antara negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dengan Israel.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (tamimhkalthani.com)

Emir Qatar tidak hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk

Dia mengutus menteri negara urusan luar negeri. Sedangkan lima anggota GCC lainnya - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - diwakili rajanya masing-masing.

Uskup Ava Morkos memimpin misa Kristen Koptik pertama di Arab Saudi pada 2 Desember 2018. (Twitter/DrMahmoudRefaat)

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Oman dan Sudan izinkan wilayah udara mereka dilintasi pesawat Israel

Klaim Netanyahu ini sekaligus membuktikan kian mesranya hubungan antara negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dengan Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR