kabar

Haji Bakar, perancang ISIS

“Semua pembuat keputusan adalah orang-orang Irak dan kebanyakan dari mereka mantan perwira militer. Merekalah berkuasa, membuat taktik dan rencana pertempuran,” kata Abu Hamzah.

13 Mei 2015 15:05

Banyak orang menerka apa sebenarnya ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dan siapa perancangnya. Ada yang menebak milisi ini bikinan dinas intelijen Barat - Amerika Serikat dan Inggris - serta Israel. Padahal perancang ISIS adalah Samir Abd Muhammad al-Khilifawi alias Haji Bakar.

Meski begitu tidak banyak orang mengenal nama samarannya, apalagi identitas aslinya. Perannya juga tidak jelas di dalam struktur kepemimpinan ISIS, tapi dia orang paling penting. Boleh dibilang dia adalah dalang, sedangkan Abu Bakar al-Baghdadi cuma wayang.

Der Spiegel membenarkan Haji Bakar adalah tokoh di balik semua skenario dan rencana tengah dijalani ISIS. Majalah terbitan Jerman ini mendapatkan bukti dokumen 31 halaman berisi tulisan tangan mengenai rencana induk ISIS. Mulai perekrutan, pembentukan struktur kepemimpinan serta rantai komando, penyusupan, hingga pencaplokan dan perluasan wilayah.

Dokumen ini ditemukan tidak lama setelah kematian Haji Bakar Januari tahun lalu. Catatan-catatan rahasia itu disembunyikan di bawah tumpukan kotak dan selimut di rumah Haji Bakar di Tal Rifaat, utara Aleppo, Suriah.

Dokumen ini menunjukkan komposisi multitingkat dan arah tindakan. Beberapa bagian dari rencana induk ini sudah diuji dan lainnya baru diperbaiki untuk menghadapi situasi kacau di wilayah kekuasaan mereka di Suriah. Dokumen rahasia ini adalah sumber utama strategi membikin ISIS meraih banyak keberhasilan sebelum terganjal serangan udara pasukan koalisi dipimpin Amerika Serikat Agustus tahun lalu.

“Kecemasan terbesar kami adalah rencana-rencana ini bisa jatuh ke tangan salah dan nantinya tidak akan pernah terbongkar,” kata lelaki penyimpan catatan tangan Haji Bakar kepada Der Spiegel. Pria ini ketakutan bakal diburu pasukan ISIS sehingga meminta identitasnya dirahasiakan.

Setelah rezim Saddam tumbang oleh invasi Amerika Serikat, Haji Bakar menjadi korban. Perwira berpangkat kolonel di bagian intelijen pasukan pertahanan udara ini menganggur setelah Paul Bremer pada Mei 2003 membubarkan militer Irak dan Partai Baath.

Tentu saja dia kesal nafkahnya dirampas. Diam-diam dia menemui Abu Musab al-Zarqawi, pemimpin AQI (Al-Qaidah di Irak). Zarqawi juga tidak puas dengan komitmen dan konsistensi Al-Qaidah akhirnya membikin ISI (Negara Islam Irak), cikal bakal ISIS.

Pergaulan Haji Bakar dan kaum Islam radikal kian kental setelah mendekam di kamp Bucca sejak 2006-2008. Penjara militer bikinan Amerika ini menampung ribuan orang dari bekas pasukan Saddam hingga orang-orang Al-Qaidah.

Haji Bakar berpaham Sunni memang ingin menumbangkan rezim Syiah berkuasa selepas Saddam. Karena itulah, ISIS dibentuk oleh gabungan antara para perwira militer Irak terlatih di zaman Saddam dan orang-orang berpaham radikal ingin mendirikan negara Islam.

Para petinggi militer Irak inilah, termasuk Haji Bakar, dibalik ISIS. “Semua pembuat keputusan adalah orang-orang Irak dan kebanyakan dari mereka mantan perwira militer. Merekalah berkuasa, membuat taktik dan rencana pertempuran,” kata Abu Hamzah, nama samaran jihadis telah membelot dari ISIS tahun lalu, kepada surat kabar the Washington Post. “Namun orang-orang Irak itu tidak berperang, mereka menempatkan para jihadis asing di garis depan.”

Tengok saja struktur kepemimpinan di tubuh ISIS. Sebagian besar dikuasai orang Irak. Baghdadi telah mengklaim sebagai khalifah sejak Ramadan tahun lalu berasal dari Kota Samarra, Irak. Dua calon kuat penggantinya, Abu Ala al-Afri dan Abu Ali al-Anbari, juga orang Irak. Majelis Syura berwenang menunjuk pemimpin ISIS diisi mayoritas orang Irak.

Jadi bukan sesuatu mengherankan penduduk di wilayah kekuasaan ISIS mengalami ketakutan dan horor saban hari. Sebab para mantan perwira militer Irak memegang kendali ISIS terbiasa hidup dalam negara menakutkan semasa Saddam. Sistem kehidupan bernegara rancangan Haji Bakar mirip pola dikembangkan Saddam.

Hasan Hasan, pengamat sekaligus penulis buku ISIS: Inside the Army of Terror, menjelaskan kekejaman rezim Baathis Saddam, pembubaran militer Irak selepas invasi Amerika Serikat pada 2003, pemberontakan dan keterasingan warga Sunni Irak oleh kaum Syiah kini berkuasa, semuanya saling berhubungan dengan ISIS. "ISIS adalah pemberontakan dilancarkan orang-orang Irak dan berkaitan dengan Irak," ujarnya.

Karena itulah, Abu Hamzah kurang meyakini orang-orang Baath di ISIS berperilaku saleh. “Mereka hanya ingin kekuasaan. Mereka biasa berkuasa dan ingin itu kembali.”

Sejak awal Haji Bakar kelihatan memiliki sebuah rencana tidak masuk akal: ISIS bakal mencaplok sebagian besar wilayah Suriah dan menjadikan sebagai basis buat menyerbu Irak.

ISIS telah menguasai sebagian besar wilayah Suriah dan di utara Irak, tapi langkah mereka tertahan setelah pasukan koalisi dipimpin Amerika Serikat sejak Agustus tahun lalu rajin membombardir mereka.

Haji Bakar telah tiada. Dia terbunuh Januari tahun lalu dalam baku tembak di rumahnya di kota kecil Tal Rifaat. Boleh jadi kematian sang perancang itu menandai awal kejatuhan ISIS.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

20 Agustus 2018

TERSOHOR