kabar

Mordechai Vanunu menikah

Dia menikahi Kristin Joachimsen, profesor asal Norwegia.

21 Mei 2015 08:09

Mordechai Vanunu, pembocor program rahasia nuklir Israel, Selasa pagi lalu menikahi Kristin Joachimsen, profesor asal Norwegia. Keduanya mengikat janji sehidup semati di Gereja Sang Penebus di Kota Yerusalem.

Vanunu besoknya menulis status dalam akun Facebooknya: "Vanunu telah menikahi Kristin di Gereja Sang Penebus, Yerusalem, 19 Mei 2015." Keduanya memang telah lama berpacaran meski dalam jarak jauh.

Kristin baru saja diangkat sebagai profesor di sekolah teologi di Ibu Kota Oslo, Norwegia. "Pengekangan-pengekangan terhadap Vanunu telah diperpanjang lagi buat setahun mendatang," kata Kristin kepada ABC News.

Liv Signe, juru bicara kebijakan luar negeri Partai Tengah di Norwegia, sedang mempertimbangkan untuk melobi Menteri Luar Negeri Borge Brende buat menekan Israel agar Vanunu mendapat visa. "Saya pikir Vanunu pantas datang ke Norwegia dan kita mestinya memberikan dia izin tinggal," ujarnya.

Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) membekuk Vanunu pada 1986 di Ibu Kota Roma, Italia, setelah dia membocorkan program rahasia nuklir negara Zionis itu kepada surat kabar terbitan Inggris the Sunday Times. Mantan teknisi di reaktor Dimona di Gurun Negev, selatan Israel, ini kemudian divonis 18 tahun penjara setelah diadili secara tertutup.

Karena dianggap ancaman bagi keamanan Israel, sehabis dibebaskan pada April 2004, Vanunu dilarang meninggalkan Israel. Dia tidak boleh mendekati kedutaan besar asing, pelabuhan, atau bandar udara. Dia juga diharamkan berbicara kepada media.

Pemerintah Israel baru-baru ini mengizinkan dia berbicara setengah jam di depan publik. Vanunu mengubah namanya menjadi John Crossman setelah berpindah agama dari Yahudi menjadi penganut Nasrani.

Lelaki kelahiran Maroko, 61 tahun lalu, ini pernah bilang kepada Albalad.co, Israel telah menghasilkan 200 bom atom. Dia menegaskan program nuklir Israel membahayakan keamanan dan perdamaian dunia.

Pengungsi Palestina di Yordania. (Middle East Monitor)

Arab Saudi tolak beri visa haji bagi pengungsi Palestina di Yordania

Penolakan ini atas instruksi dari pemerintah Yordania.

Ulama Arab Saudi Syekh Sulaiman ad-Dawisy. (Twitter/@Prisoners of Conscie)

Ulama Arab Saudi meninggal dalam penjara karena disiksa

Syekh Sulaiman adalah orang ketiga tewas dalam penjara setelah Mayor Jenderal Ali al-Qahtani (Maret 2018) dan seniman Muhammad Bani ar-Rumaili al-Anzi (Juli 2018).

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Kesehatan Raja Salman memburuk

Memburuknya kesehatan Raja Salman ini terjadi menjelang pertemuan keluarga besar Bani Saud bakal digelar di Makkah saat hari raya Idul Adha. Raja Salman ingin mendamaikan Pangeran Muhammad bin Salman dengan para pangeran senior dan berpengaruh.

Mordechai Vanunu dan istrinya Kristin Joachimsen setelah menikah di Gereja Sang Penebus, Yerusalem, 19 Mei 2015. (facebook.com)

Trump teken surat janji untuk tidak paksa Israel ungkap senjata nuklirnya

Perjanjian serupa pernah ditandatangani tiga presiden Amerika sebelumnya, yakni Bill Clinton, George Walker Bush, dan Barack Obama.





comments powered by Disqus