kabar

Baghdad kota paling berbahaya di dunia

Enam kota di Irak menempati peringkat teratas dalam daftar kota paling mematikan sejagat.

21 Mei 2015 10:48

Baghdad menjadi kota paling berbahaya sejagat lantaran amat kerap mendapat serangan teror.

Hasil penelitian terbaru Verisk Maplecroft, lembaga rutin menganalisa 1.300 kota dan pusat perdagangan paling penting di dunia, menyebutkan selama setahun sejak Februari 2014, dari 64 kota paling rawan serangan teror, enam kota di peringkat teratas berada di Irak, yakni Baghdad, Mosul, Ramadi, Baqubah, Kirkuk, dan Al-Hillal.

Selama setahun belakangan terjadi 380 serangan teroris di ibu kota Irak itu. Akibatnya 1.141 orang tewas dan 3.654 lainnya cedera. Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah mencaplok Mosul sejak Juni tahun lalu dan Ramadi akhir pekan lalu.

Dari 64 kota paling mematikan di dunia ini, 27 kota berlokasi di Timur Tengah dan 19 lainnya di Asia. Sebanyak 14 kota paling berbahaya lainnya terletak di Afrika lantaran di sana ada milisi Boko Haram dan Asy-Syabab, selain karena krisis politik.

Tiga kota di Eropa juga masuk dalam daftar 64 kota paling rawan serangan teror, yakni Luhanks (46) dan Donetsk (56) di Ukraina serta Grozy (54) di Rusia. Cali (59) di Kolombia menjadi satu-satunya kota paling mematikan di Amerika Selatan.

Pemeringkatan ini berdasarkan intensitas dan frekuensi serangan teror dalam setahun sejak Februari 2014. Juga dikombinasikan dengan jumlah dan seberapa parah serangan teroris terjadi dalam lima tahun belakangan.

Jet pribadi bernomor HZ-SK1 mengangkut para pembunuh wartawan Khashoggi meninggalkan Bandar Udara Ataturk di Kota Istanbul, Turki, menuju Riyadh, Arab Saudi, pada 2 Oktober 2018 pukul 18.20 waktu setempat.(Screengrab)

Potongan tubuh Khashoggi diduga dibawa ke Riyadh

Mayat Khashoggi dimutilasi menjadi 15 bagian.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz pada 19 Oktober 2018 memberhentikan Saud al-Qahtani dari jabatan penasihat istana. (Arab News)

Penasihat istana: Segalanya atas perintah Raja Salman dan putera mahkota

Saud al-Qahtani pernah memperingatkan Jamal Khashoggi untuk berhenti mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah Arab Saudi.

Kepala Badan Intelijen Arab saudi jenderal Ahmad as-Sirri. (Al-Arabiya)

Arab Saudi pecat kepala intelijen dan penasihat istana karena terlibat pembunuhan Khashoggi

Berdasarkan hasil investigasi internal Arab Saudi, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, merupakan anak dari Raja Salman, tidak mengetahui operasi pembunuhan Khashoggi.





comments powered by Disqus