kabar

ISIS klaim bertanggung jawab atas bom bunuh diri di Saudi

Ini klaim pertama ISIS atas serangan teror di Arab Saudi.

23 Mei 2015 05:14

Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) kemarin mengklaim bertanggung jawab atas serangan bunuh diri menghantam sebuah masjid kaum Syiah di Arab Saudi.

Pengakuan dalam bentuk tertulis dan rekaman audio ini disebarluaskan lewat akun-akun Twitter terkait ISIS. Ini merupakan klaim pertama ISIS atas serangan teror di negara itu. Namun pemerintah Saudi belum berkomentar.

ISIS menyatakan serangan bunuh diri itu dilakukan oleh seorang anggota kelompok baru bernama Provinsi Najd, merujuk pada nama sebuah provinsi di Saudi dan mencakup Ibu Kota Riyadh. Kelompok bersenjata dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi ini menyebut bom bunuh diri itu sebagai operasi unik.

Ledakan bom bunuh diri ini berlangsung saat lebih dari 150 jamaah sedang melaksanakan salat Jumat. Insiden itu terjadi di Masjid Imam Ali di Desa Al-Qadih, Qatif, Provinsi Timur.

Kementerian Kesehatan Saudi melalui akun Twitter mengatakan kejadian itu menewaskan 21 orang dan melukai 123 lainnya.

Sebuah laporan menyebut pihak berwenang tengah menyelidiki kasus itu.

November tahun lalu sekelompok lelaki bersenjata menyerang kumpulan kaum Syiah tengah menggelar perayaan. Serbuan ini menewaskan tujuh orang. Para pejabat Saudi menunjuk orang-orang militan terkait ISIS sebagai pelakunya.

Lantas muncul rekaman audio dari seseorang mengklaim mewakili kelompok penyerang. Dia memuji pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tapi dia tidak menyebut nama kelompoknya.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.

Perdana menteri Irak Haidar al-Abadi bersalaman dengan seorang komandan pasukan Irak setibanya di Kota Mosul, 9 Juli 2017, untuk mengumumkan pembebasan Mosul dari ISIS. (Twitter/@HaiderAlAbadi)

Irak bebaskan Mosul dari ISIS

Sepekan sebelumnya, Abadi sudah mengumumkan berakhirnya khilafah islamiyah versi ISIS setelah pasukan Irak merebut Masjid An-Nuri telah menjadi puing akibat diledakkan ISIS.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

Irak rebut Masjid Agung di Mosul dari ISIS

Pemerintah Irak memperkirakan Mosul bisa direbut dalam beberapa hari lagi.





comments powered by Disqus