kabar

Saudi benarkan ISIS dalangi bom bunuh diri di Qatif

Pelakunya warga Saudi bernama Salih bin Abdurrahman Salih al-Ghisyami.

24 Mei 2015 14:31

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi kemarin membenarkan pengebom bunuh diri atas sebuah masjid Syiah di Qatif, Provinsi Timur, mendapat perintah dari milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Dalam pernyataan tertulis, kementerian ini menjelaskan setelah menyelidiki mayat-mayat di lokasi kejadian, polisi mengenali pelaku adalah warga Saudi bernama Salih bin Abdurrahman Salih al-Ghisyami. Dia anggota sebuah organisasi teroris melaksanakan serangan teror atas perintah ISIS.

Kementerian Dalam Negeri menambahkan 26 rekan Salih sudah ditangkap. Lima di antaranya terlibat serangan baru-baru ini di Ibu Kota Riyadh dan menewaskan satu serdadu Saudi.

Lewat pernyataan tertulis dan rekaman audio tidak lama setelah serangan bunuh diri itu Jumat pekan ini, ISIS menyatakan bertanggung jawab. ISIS menyatakan serangan bunuh diri itu dilakukan oleh seorang anggota kelompok baru bernama Provinsi Najd, merujuk pada nama sebuah provinsi di Saudi dan mencakup Ibu Kota Riyadh.

Ledakan bom bunuh diri ini berlangsung saat lebih dari 150 jamaah sedang melaksanakan salat Jumat. Insiden itu terjadi di Masjid Imam Ali di Desa Al-Qadih, Qatif, Provinsi Timur.

Kementerian Kesehatan Saudi melalui akun Twitter mengatakan kejadian itu menewaskan 21 orang dan melukai 123 lainnya.

Saudi juga menuding ISIS sebagai pelaku penembakan November tahun lalu di sebuah desa Syiah. Insiden ini menewaskan sedikitnya delapan orang.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.

Perdana menteri Irak Haidar al-Abadi bersalaman dengan seorang komandan pasukan Irak setibanya di Kota Mosul, 9 Juli 2017, untuk mengumumkan pembebasan Mosul dari ISIS. (Twitter/@HaiderAlAbadi)

Irak bebaskan Mosul dari ISIS

Sepekan sebelumnya, Abadi sudah mengumumkan berakhirnya khilafah islamiyah versi ISIS setelah pasukan Irak merebut Masjid An-Nuri telah menjadi puing akibat diledakkan ISIS.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

Irak rebut Masjid Agung di Mosul dari ISIS

Pemerintah Irak memperkirakan Mosul bisa direbut dalam beberapa hari lagi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

19 Juni 2018
Makkah tak lagi sakral
18 Juni 2018

TERSOHOR