kabar

Perusahaan perhiasan di Dubai bikin gitar seharga Rp 26,4 miliar

Gitar berlapis emas 18 karat seberat 1,6 kilogram dan ditaburi berlian 400 karat ini dinyatakan sebagai gitar termahal sejagat.

25 Mei 2015 23:32

Sebuah gitar seharga US$ 2 juta atau setara Rp 26,4 miliar bikinan perusahaan Lifestyle Jewellery, berkantor di Dubai, Uni Emirat Arab, dinyatakan sebagai gitar termahal sejagat oleh Guinness World Record.

Gitar diberi nama "Surga Koronet" ini berlapis emas 18 karat seberat 1,6 kilogram. Di atasnya ditaburi berlian 400 karat.

Gitar Gibson ini dibuat atas kerja sama dengan Aaron Shum, perusahaan induk Lifestyle Jewellery. Taburan berlian disposnsori oleh Chow Tai Fook, perusahaan di Hong Kong.

Rancangan gitar ini buatan musikus sekaligus desainer Mark Lui. Gitar paling mahal di dunia ini bercorak bunga dan bermotif alam.

Menurut Lifestyle Jewellery, mulai riset pasar hingga gitar ini selesai dibuat, memakan waktu 700 hari. Dikerjakan oleh 62 seniman, tiga spesialis pengembangan produk, dan dua manajer proyek.

Lifestyle Jewellery amat tersohor di Uni Emirat Arab dan seantero negara Arab Teluk. Perusahaan ini memiliki banyak ritel perhiasan dan jam tangan mewah. Kantor pusatnya di Timur Tengah adalah Dubai, sedangkan kantor utama mereka di Hong Kong.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat memimpin rapat Dewan Urusan Pembangunan dan Ekonomi di Istana As-Salam di Kota Jeddah, Arab Saudi, 22 Mei 2018. (SPA)

Anak Raja Salman masih hidup

Pangeran Muhammad bin Salman memimpin rapat Dewan Urusan Pembangunan dan Ekonomi Selasa lalu.

Demonstrasi menolak rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem berlangsung di Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia batalkan kebijakan visa bagi warga Israel

Israel memang tidak memiliki hubungan resmi dengan Indonesia, namun kedua negara menjalin hubungan ekonomi. Alhasil, warga Israel bisa berkunjung ke Indonesia menggunakan visa pelancong dan bisnis.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bom waktu di negara Kabah

Raja Salman sudah menanam bom waktu itu sejak April 2015, tiga bulan setelah dirinya naik takhta.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.





comments powered by Disqus