kabar

Tujuh donatur kakap Yahudi dalam pemilihan presiden Amerika

Kucuran fulus dari para konglomerat Yahudi ini tentu saja bakal mempengaruhi kebijakan presiden terpilih soal isu-isu Yahudi dan Israel.

29 Mei 2015 10:11

Paling tidak sepertiga dari 50 donatur terbesar dalam pemilihan presiden Amerika Serikat adalah miliarder Yahudi. Kucuran fulus dari para konglomerat Yahudi ini tentu saja bakal mempengaruhi kebijakan presiden terpilih soal isu-isu Yahudi dan Israel.

Berikut tujuh konglomerat Yahudi kerap memberikan sumbangan besar saban kali pesta demokrasi empat tahunan itu digelar.

Sheldon dan Miriam Adelson

Kekayaan    : US$ 29,9 miliar atau setara Rp 394,8 triliun Pekerjaan    : pemilik kasino dan Miriam bekas dokter Pemilu 2016    : sokong calon dari Partai Republik Pemilu 2012    : total donasi US$ 88 juta (Rp 1,2 triliun) Isu diusung    : mendukung Israel dan aturan judi Internet Posisi        : Republiken

Sheldon Adelson pernah melontarkan lelucon Iran pantas dijatuhi bom nuklir dan Israel tidak penting lagi melanjutkan sistem demokrasi. Dia membantah tudingan anak buahnya dirinya pernah menyuap para pejabat Cina dan terlibat jaringan kejahatan.

Michael Bloomberg

Kekayaan    : US$ 35,4 miliar (Rp 467 triliun) Pekerjaan    : Bos Bloomberg LP, mantan wali kota New York Pemilu 2016    : telah menyatakan Jebh Bush dan Hillary Clinton kandidat terbaik Pemilu 2012    : total donasi lebih dari US$ 11 juta (Rp 145,2 miliar) Isu diusung    : kontrol kepemilikan senjata dan menolak aturan keuangan Posisi        : independen

Saat mengikuti pemilihan wali kota 15 tahun lalu, Bloomberg beralih dari pendukung Demokrat menjadi Republiken. Tahun lalu dia menjadi donatur politik terbesar kedua di Amerika.

Paul Singer

Kekayaan    : US$ 1,9 miliar (Rp 25,1 triliun) Pekerjaan    : manajer investasi Pemilu 2016    : belum menentukan calon presiden Pemilu 2012    : total donasi US$ 2,3 juta (Rp 30,4 miliar) Isu diusung    : dukung Israel, persamaan hak kaum gay, dan menentang kebijakan federal Posisi        : Republiken

Singer, baru-baru ini mendanai proyek Kristen Evangelis, merupakan penyumbang utama bagi Koalisi Yahudi Republiken. Ayah satu putra dari pernikahannya dengan sesama gay ini juga donatur bagi kelompok-kelompok memperjuangkan hak kaum homoseksual.

David Geffen

Kekayaan    : US$ 6,9 miliar (Rp 91,1 triliun) Pekerjaan    : eksekutif hiburan Pemilu 2016    : menyokong Hillary Clinton Pemilu 2012    : total donasi US$ 120 ribu (Rp 1,6 miliar) Isu diusung    : dukung hak kaum gay dan riset AIDS Posisi        : Demokrat

Pada pemilihan 2008, dia dikenal sebagai pendukung berat Barack Obama. Kali ini dia menyatakan Hillary Clinton luar biasa dan menjanjikan dukungan penuh atas mantan menteri luar negeri itu.

Fred Echyanar

Kekayaan    : US$ 500 juta (Rp 6,6 triliun) Pekerjaan    : media Pemilu 2016    : dukung Hillary Clinton Pemilu 2012    : total donasi US$ 2,3 juta (Rp 30,4 miliar) Isu diusung    : dukung Israel, persamaan hak kaum gay, dan menentang kebijakan federal Posisi        : Demokrat

Dianggap sebagai tokoh misterius dalam politik Partai Demokrat. Dia menjauh dari media dan hanya kalangan internal partai mengenal dia.

Haim Saban

Kekayaan    : US$ 3,5 miliar (Rp 46,2 triliun) Pekerjaan    : industri hiburan Pemilu 2016    : sokong Hillary Clinton Pemilu 2012    : total donasi US$ 1,3 juta (Rp 17,2 miliar) Isu diusung    : dukung Israel Posisi        : Demokrat

Lelaki kelahiran Mesir ini adalah bekas musikus rock. Dia mulai meraup kekayaan lewat produksi film kartun televisi bagi anak-anak, termasuk the Mighty Morphin Power Rangers.

Dia sejak lama mendukung keluarga Clinton sehingga dianggap sahabat keluarga. Dia mengaku sudah menggelontorkan US$ 30 juta sejak bagi keluarga Clinton sejak mereka terjun ke politik.

Norman Braman

Kekayaan    : US$ 1,88 miliar (Rp 6,6 triliun) Pekerjaan    : pengusaha dealer mobil dan pemilik the Philadelphia Eagles Pemilu 2016    : sokong Marco Rubio Pemilu 2012    : total donasi sedikitnya US$ 100 ribu (Rp 1,3 miliar) Isu diusung    : dukung Israel, isu-isu lokal di Florida, dan pusat penelitian kanker Posisi        : Republiken

Braman dikabarkan ingin mengucurkan US$ 10-US$ 15 juta buat kampanye Rubio. Braman amat menentang Jebb Bush lantaran sebagai gubernur Florida dia memblokade pendanaan bagi klinik kanker miliknya

Pangeran Fahad bin Sultan bin Abdul Aziz dari Arab Saudi menghadiahkan Kalashnikov dan peluru emas kepada Perdana Menteri Pakistan Imran Khan saat berkunjung ke Islamabad pada 15 Januari 2019. (Twitter)

Pangeran Arab Saudi hadiahkan perdana menteri Pakistan Kalashnikov emas

Imran berhasil mendapatkan bantuan US$ 3 miliar buat cadangan devisa dan pinjaman US$ 3 miliar untuk impor minyak.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son usai penandatanganan nota kesepahaman di Kota New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2018, buat membangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. (Al-Arabiya/Supplied)

Lima pangeran Arab Saudi masih dilarang ke luar negeri

Bin Salman masih menyekap ibunya, Fahda al-Hathlin, dalam penjara bawah tanah di istana milik abangnya.

Milisi Asy-Syabab menyerbu Hotel Dusit di Ibu Kota Nairobi, Kenya. (Nairobi News)

Asy-Syabab serbu hotel mewah di Nairobi

Penyerang berjumlah empat orang.

Perempuan Arab Saudi mengendarai sepeda motor. (Arab News/Supplied)

1.600 warga Arab Saudi jalani operasi ganti kelamin

Kebanyakan adalah perempuan ingin menjadi lelaki.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pangeran Arab Saudi hadiahkan perdana menteri Pakistan Kalashnikov emas

Imran berhasil mendapatkan bantuan US$ 3 miliar buat cadangan devisa dan pinjaman US$ 3 miliar untuk impor minyak.

18 Januari 2019

TERSOHOR