kabar

Bom bunuh diri kembali sasar masjid Syiah di Saudi

ISIS mengaku bertanggung jawab. Pelaku bernama Abu Jandal al-Jizrawi, kemungkinan warga Saudi.

29 Mei 2015 23:12

Serangan bunuh diri kembali menyasar masjid Syiah di Arab Saudi. Ledakan bom hari ini terjadi di luar Masjid Imam Husain di Al-Anud, Kota Dammam, Provinsi Timur, dan menewaskan empat orang.

Insiden itu berlangsung saat jamaah salat Jumat tengah mendengarkan khotbah. Aparat keamanan mencurigai sebuah mobil diparkir tidak jauh dari masjid. Mereka kemudian berjalan mendekati mobil mencurigakan itu untuk memeriksa. "Ketika aparat keamanan melangkah ke arah sana, mobil itu meledak," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Mayor Jenderal Mansyur at-Turki kepada stasiun televisi pemerintah.

Teror ini berlangsung sepekan setelah bom bunuh diri menghantam Masjid Imam Ali di Qatif, juga Provinsi Timur. Kejadian saat salat Jumat ini membunuh 21 orang.

Dalam peristiwa kali ini, menurut Jenderal Turki, korban tewas termasuk satu orang diyakini sopir mobil itu. Namun tidak jelas apakah mobil itu mengangkut bahan peledak atau pengebom bunuh diri ini bermaksud masuk ke dalam masjid.

Seorang pejabat keamanan mengungkapkan kepada kantor berita Associated Press, pelaku menyamar sebagai perempuan dengan berabaya hitam. Dia meledakkan diri setelah aparat keamanan melarang dia masuk ke dalam masjid.

Saksi bernama Muhammad Idris menjelaskan pelaku berusaha masuk masjid namun dikejar oleh para pemuda membikin pos pemeriksaan di pintu masuk. "Mereka mengejar pelaku ketika ingin masuk ke dalam tempat salat perempuan di pintu selatan," ujarnya.

Seperti kejadian serupa Jumat minggu lalu, milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) mengaku bertanggung jawab atas bom bunuh diri hari ini. Lewat Twitter dan Facebook mereka menyatakan pelaku bernama Abu Jandal al- Jizrawi, kemungkinan warga Saudi. Dia sebenarnya berusaha memasuki masjid di tengah penjagaan ketat.

Dua serangan bunuh diri dalam sepekan ini memunculkan kekhawatiran konflik Sunni-Syiah di negara Kabah itu mulai meruncing. Apalagi peristiwa ini berlangsung saat Saudi memimpin pasukan koalisi tengah menggempur pemberontak Syiah Al-Hutiyun di Yaman.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.





comments powered by Disqus