kabar

Suhu udara di Saudi bisa 65 derajat Celcius selama Ramadan

Di tempat teduh saja temperatur hingga setengah suhu air mendidih.

01 Juni 2015 19:29

Suhu udara di kebanyakan wilayah Arab Saudi saat siang selama bulan Ramadan diperkirakan mencapai 65 derajat Celcius.

Ahli klimatologi Abdurrahman Muhammad al-Ghamdi menjelaskan saking panasnya suhu di tempat teduh saja bisa 50 derajat celcius atau setengah dari suhu air mendidih. Sedangkan di tempat terbuka temperaturnya hingga 65 derajat.

"Musim panas bakal memasuki belahan bumi utara pada 21 Juni, ketika matahari benar-benar berada di atas, sehingga membikin panas banyak daerah di kerajaan (Arab Saudi)," katanya.

Dia bilang faktor lainnya mengakibatkan tingginya suhu udara di Saudi adalah emisi karbon dari pabrik dan kendaraan. "Selain gempa dan kebakaran di banyak wilayah lain di bumi ini," ujarnya.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Microsoft dipkasa meminta maaf karena keliru menerjmehkan Dais menjadi ZArab Saudi. (Fortune)

Microsoft minta maaf karena salah menerjemahkan Dais menjadi Arab Saudi

Kepala Microsoft di Arab Saudi Mamduh Najjar meminta maaf atas kekeliruan itu.

Pangeran Bandar bin Sultan, Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat pada 1983-2005. (BBC)

Arab Saudi ancam jual total aset US$ 750 miliar di Amerika Serikat

Keluarga korban Teror 11/9 meyakini sejumlah pejabat Arab Saudi terlibat dalam perencanaan serangan 11 September 2001.

Rekaman video menunjukkan seorang lelaki Arab Saudi tengah mencuci tangan tamunya pakai madu. (YouTube)

Lelaki Arab Saudi cuci tangan tamu pakai madu

"Mereka sedang menunjukkan kelakukan kekanakan."





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.

21 Mei 2018

TERSOHOR