kabar

Mubarak akan diadili lagi untuk kasus pembunuhan demonstran

Sidang atas kasus itu dimulai 5 November.

04 Juni 2015 16:15

Pengadilan banding Mesir memutuskan akan mengadili lagi mantan Presiden Husni Mubarak atas kasus pembunuhan demonstran pada 2011. Sidang akan dimulai 5 November dan ini bakal menjadi pengadilan ketiga untuk kasus serupa.

Kasus itu berupa bentrokan antara aparat keamanan dengan ribuan pengunjuk rasa di Lapangan Tahrir, jantung Ibu Kota Kairo. Mubarak lengser dari kekuasaan dia pegang selama tiga dasawarsa pada Februari 2011 setelah unjuk rasa besar-besaran.

Lelaki 87 tahun ini sekarang mendekam dalam penjara rumah sakit militer Maadi di Kairo. Dalam kasus terpisah, pengadilan Kairo bulan lalu memvonis Mubarak dan dua putranya hukuman tiga tahun penjara untuk dakwaan korupsi.

Husni Mubarak, Presiden Mesir terguling lewat revolusi pada Februari 2011, dibebaskan dari penjara pada 24 Maret 2017. (Egyptian Streets)

Mubarak bebas dari penjara

"Saya kira bebasnya Mubarak hal sudah diduga karena murid-muridnya kini sedang memerintah negara ini," kata seorang aktivis.

Gamal (kiri) dan Alaa Mubarak. Kedua putra dari mantan Presiden Mesir Husni Mubarak ini dibebaskan dari Penjara Torah, Ibu Kota Kairo, Mesir, Senin, 26 Januari 2015. (www.ibtimes.co.uk)

Mubarak segera pulang

Dia pekan lalu dinyatakan bebas dari dakwaan membunuh para demonstran pada 2011.

Mantan Presiden Mesir Husni Mubarak. (Screengrab)

Mubarak berharap rakyat Mesir bahagia

Mubarak mendapat telepon kejutan di peringatan enam tahun kejatuhannya.

Buruh bangunan sebuah proyek konstruksi di Arab Saudi tengah bekerja di bawah terik surya. (Al-Arabiya/ilustrasi)

Cuaca panas di Mesir bikin 21 orang mati kepayahan

Suhu udara di Mesir rata-rata 47 derajat Celcius di waktu siang.





comments powered by Disqus