kabar

Dua polisi Saudi divonis seribu kali cambuk karena lecehkan dua remaja Iran

Gara-gara kasus ini, Iran larang warga mereka berumrah.

11 Juni 2015 15:30

Pengadilan di Kota Jeddah, Arab Saudi, memvonis dua polisi dengan hukuman masing-masing seribu kali cambuk dan empat tahun penjara, seperti dilansir situs berita Sabq kemarin. Keduanya terbukti bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap dua remaja lelaki Iran ingin pulang ke tanah air sehabis melaksanakan umrah.

Kejahatan itu berlangsung di Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz, Jeddah, tempat dua terdakwa bertugas. Pihak berwenang sudah memulai proses hukum atas kasus ini April lalu.

Gara-gara kasus itu, menteri kebudayaan Iran bilang negaranya telah melarang warga mereka melaksanakan umrah hingga kedua pelaku diadili dan dihukum.

Media Iran melaporkan insiden itu berlangsung saat kedua korba, tidak disebut identitasnya, bersiap kembali ke negeri Mullah itu akhir Maret lalu.

Sekitar setengah juta warga Iran saban tahun melaksanakan umrah.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

900 ribu kembang api akan dibakar buat rayakan hari lahir Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi dibentuk pada 23 September 1932 oleh Raja Abdul Aziz bin Abdurrahman.

Sampah makanan. (Saudi Gazette)

FAO sebut Arab Saudi negara paling banyak buang makanan

FAO bilang saban tahun terdapat 427 ton makanan dibuang di negara Kabah itu.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Microsoft dipkasa meminta maaf karena keliru menerjmehkan Dais menjadi ZArab Saudi. (Fortune)

Microsoft minta maaf karena salah menerjemahkan Dais menjadi Arab Saudi

Kepala Microsoft di Arab Saudi Mamduh Najjar meminta maaf atas kekeliruan itu.





comments powered by Disqus