kabar

Surga gay di Tanah Dijanjikan Tuhan

Tel Aviv menggelar festival gay saban tahun.

13 Juni 2015 08:08

Puluhan ribu orang kemarin ikut dalam parade tahunan Gay Pride ke-17 di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. Festival kali ini bertema Tel Aviv mencintai semua jenis kelamin.

Parade dimulai di Taman Gan Meir pukul sembilan pagi - diramaikan oleh musik dan tarian erotis - berakhir di Taman Charles Clore sekitar jam setengah tiga sore.

Israel bukan saja dikenal sebagai tujuan wisata ziarah. Namun sejak 2003, Tanah Dijanjikan Tuhan versi bangsa Yahudi ini telah menjadi daya tarik bagi kaum homoseksual.

Menurut Yaniv Poria, profesor di jurusan hotel dan manajemen wisata Universitas Ben Gurion, Tel Aviv, hampir tiap hotel kelas atas di Israel menyediakan pantai khusus untuk kalangan lelaki penyuka sesama jenis itu.

Sebut saja pantai Hassidic di Ibu Kota Tel Aviv. Bagian pantai dikelola Hotel Hilton ini dibagi dua dengan tembok setinggi lebih dari delapan meter. Di bagian dalam, saban Ahad, Selasa, dan Kamis khusus bagi perempuan. Sedangkan tiap Senin, Rabu, dan Jumat giliran kaum lelaki.

Aturan ini sesuai halachic, ajaran agama Yahudi melarang lelaki dan perempuan belum menikah melihat lawan jenis dengan pakaian minim. Tapi di luar tembok, para homo bisa mandi tiap hari di pantai.

Ini tidak mengherankan. Sebab menurut Poria, pemerintah Israel mendukung promosi wisata kaum gay, dikenal dengan industri dolar merah muda. "Seperti negara-negara lain, pemerintah memasarkan di tingkat lokal atau secara rahasia," ujarnya.

Karena itu jangan kaget bila pelawat gay ke Israel terus melonjak. Menurut Shai Doitsh, kepala departemen wisata gay di Agudah (Perkumpulan Gay, Lesbian, Biseksual, dan Transkelamin Israel), jumlah pelancong gay saban tahun ribuan.

Aturan kian longgar memang mempermudah. Mahkamah Agung Israel telah menetapkan sodomi bukan kejahatan sejak tiga dasawarsa lalu. Kaum homoseksual juga bisa masuk militer, mewarisi hartanya, dan menikah. Sejak 2008 pasangan sesama jenis dibolehkan mengadopsi anak.

Tentu saja lonjakan ini menggusarkan kelompok Yahudi konservatif. Pada 2007 mereka memaksa Kementerian Pariwisata Israel menghentikan promosi wisata gay dan anggota parlemen ortodoks mengancam menggulingkan pemerintahan. "Pihak-pihak tidak mengakui kesucian Yerusalem harus menjauh," kata Wakil Perdana Menteri Eli Yishai dari Partai Shas sangat religius.

Seekor unta milik Qatar tergolek lemah setelah terjebak berhari-hari di perbatasan Arab Saudi dalam kondisi lapar. (The New Arab)

Arab Saudi larang hewan ternak dari negara tetangga cari makan di wilayahnya

Larangan itu berlaku lima tahun mulai 11 September lalu.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

MUI desak Arab Saudi bebaskan semua ulama ditahan

Arab Saudi sebaiknya menilai demokratisasi berkembang di negara-negara Arab dan muslim, termasuk di Saudi sendiri, sebagai langkah maju demi memperbaiki situasi dan untuk kemajuan kolektif.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mencium tangan abang tirinya, Pangeran Talal bin Abdul Aziz saat datang menjenguk di Rumah Sakit Raja Faisal, Riyadh, November 2017. (Sabq)

Raja Salman bela anaknya meski tangkapi ulama

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman diangkat menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017, Arab Saudi sudah menahan lusinan ulama, wartawan, aktivis, dan akademisi semena-mena tanpa proses peradilan.





comments powered by Disqus