kabar

Presiden Sudan dilarang tinggalkan Afrika Selatan

Umar al-Basyir menjadi buronan ICC dengan tuduhan melakukan kejahatan kemanusiaan di Darfur.

14 Juni 2015 14:03

Pengadilan tinggi di Kota Pretoria, Afrika Selatan, telah mengeluarkan perintah sementara untuk melarang Presiden Sudan Umar al-Basyir meninggalkan negara itu.

Pihak pengadilan masih akan menggelar sidang atas gugatan diajukan Pusat Litigasi Afrika Selatan terhadap Basyir. Gugatan ini bisa berakhir dengan perintah buat menangkap dia dengan tuduhan kejahatan kemanusiaan.

Basyir, tengah  menghadiri pertemuan tingkat tinggi para pemimpin Afrika, menjadi buronan ICC (Mahkamah Kejahatan Internasional) atas tuduhan kejahatan kemanusiaan, termasuk genosida berlangsung saat konflik Darfur pada 2003.

Basyir menghadiri konferensi Uni Afrika, berfokus pada krisis migrasi dan pemberontakan di Burundi. Pertemuan ini diketuai Presiden Zimbabwe Robert Mugabe. Dia pernah menyerukan kepada seluruh pemimpin Afrika untuk mundur dari ICC.

Sejak didakwa enam tahun lalu, dia kebanyakan bepergian ke negara-negara tidak tergabung ke dalam ICC, namun Afrika Selatan adalah penandatangan statuta Roma, dasar hukum pembentukan ICC.

ICC kemarin melansir pernyataan tertulis meminta pemerintah Afrika Selatan menangkap Basyir.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia melontarkan kemarahan mereka lantaran Basyir bisa seenaknya menolak perintah penangkapan dari ICC. "Mengizinkan Presiden Basyir ke Afrika Selatan tanpa menangkap dia akan menjadi noda besar terhadap reputasi Afrika Selatan untuk menegakkan keadilan bagi kejahatan mengerikan," kata Elise Keppler dari Human Rights Watch.

Konflik bersenjata meletup di Darfur pada 2003 ketika pemberontak menentang pemerintahan Basyir. Meereka memprotes wilayah ini secara politik dan ekonomi terpinggirkan. Perserikatan Bangsa-Bangsa bilang Perang Darfur sudah menewaskan lebih dari 300 ribu orang dan memaksa 2,5 juta lainnya mengungsi.

Jawad Nasrallah, putra dari pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah, sehabis mencoblos pada 15 Mei 2022.  (Telegram)

Hizbullah kehilangan suara mayoritas di parlemen

Perolehan kursi Kubu Independen melonjak sepuluh menjadi 16. Blok Masyarakat Sipil atau Oposisi juga sama: meningkat sebelas kursi menjadi 12.

Presiden Israel Isaac Herzog bertemu Emir Abu Dhabi sekaligus Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan pada 15 Mei 2022 di Ibu Kota Abu Dhabi untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya abang dari Bin Zayid, Presiden Syekh Khalifah bin Zayid an-Nahyan, pada 13 Mei 2022. (Twitter Screencapture/@Isaac_Herzog)

Terbang ke Abu Dhabi, presiden Israel sampaikan belasungkawa kepada Bin Zayid

Di hari sama, Jokowi dan Abbas datang untuk tujuan serupa.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syelh Muhammad bin Zayid an-Nahyan pada 14 Mei 2022 terpilih sebagai presiden Uni Emirat Arab, menggantikan abangnya, Syekh Khalifah bi  Zayid an-Nahyan, wafat kemarin. (Twitter/@MohamedBinZayed)

Bin Zayid terpilih sebagai presiden UEA

Paling menarik ditunggu adalah Bin Zayid akan memilih siapa putera mahkota Abu Dhabi: apakah salah satu adiknya atau putra sulungnya, Syekh Khalid.

Masyarakat sedang mencoba air minum dihasilkan dari udara oleh mesin Watergen. (Watergen buat Albalad.co)

Teknologi Israel pasok air minum bagi rakyat Suriah

Mesin tipe GEN M PRO dapat menghasilkan air minum hingga 900 liter per hari.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Hizbullah kehilangan suara mayoritas di parlemen

Perolehan kursi Kubu Independen melonjak sepuluh menjadi 16. Blok Masyarakat Sipil atau Oposisi juga sama: meningkat sebelas kursi menjadi 12.

18 Mei 2022

TERSOHOR