kabar

Wali kota Yerusalem politikus terkaya di Israel

Nir Barkat berharta Rp 1,6 triliun, sedangkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berada di posisi keempat dengan kekayaan Rp 145 miliar.

18 Juni 2015 12:08

Wali Kota Yerusalem Nir Barkat menjadi politikus paling tajir di Israel, menurut laporan dilansir majalah Forbes Israel kemarin. Dalam daftar 13 politikus Israel paling kaya, Barkat menempati peringat teratas dengan perkiraan kekayaan US$ 117 juta atau setara Rp 1,6 triliun.

Harta lelaki 55 tahun ini mulai menggunung saat dia menjual perusahaannya BRM kepada perusahaan antivirus raksasa Symantec. Dengan fulus itu dia lalu menanam modal di sejumlah usaha, termasuk membeli saham dalam jumlah besar di Checkpoint.

Posisi kedua ditempati Erel Margalit, anggota Knesset dari Persatuan Zionis dengan kekayaan US$ 57 juta atau hampir Rp 760 miliar. Dia mengumpulkan harta lewat Jerusalem Ventrure Partners, perusahaan dia bangun pada 1990-an.

Disusul Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Silvan Shalom. Harta sebanyak US$ 39 juta (520 miliar) berasal dari istrinya, Judy Nir Moses, pemilik sebagian saham Yediot Ahronot, surat kabar terbesar di negara Zionis itu.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berada di tempat keempat dengan harta senilai US$ 10,9 juta (Rp 145 miliar). Kekayaan itu dia peroleh dari pekerjaannya sebagai penasihat strategi, pembicara, dan sepuluh tahun sebagai perdana menteri.

Menteri Pendidikan Naftali Bennett menyusul di posisi kelima dengan kekayaan US$ 7,8 juta (Rp 104 miliar). Harta pria 43 tahun ini mulai banyak setelah menjual perusahaannya kepada RSA seharga US$ 5 juta. Dia kemudian membikin perusahaan untuk melanjutkan bisnisnya sebelum berkarier di politik.

Perdana Menteri Israel Benjamin netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu akan diadili pada 17 Maret atas dakwaan korupsi

Dia menjadi perdana menteri Israel pertama diadili saat masih menjabat.

Ketua Dewan Transisi Sudan Abdil Fattah al-Burhan. (Sky News)

Pemimpin Sudan kerjakan salat istikharah sebelum bertemu Netanyahu

Burhan bilang normalisasi hubungan dengan Israel bagus dan sesuai kepentingan Sudan.

Ketua Dewan Transisi Sudan Abdil Fattah al-Burhan. (Sky News)

Pertemuan Netanyahu dan pemimpin Sudan diatur oleh UEA

Seorang pejabat senior Palestina menyebut pertemuan itu seperti menusuk bangsa Palestina dari belakang. 

Ketua Dewan Transisi Sudan Abdil Fattah al-Burhan. (Twitter)

Netanyahu bertemu pemimpin Sudan, sepakat normalisasi hubungan

Di akhir kekuasaannya, Basyir disarankan untuk menormalkan hubungan dengan Israel tapi dia menolak.





comments powered by Disqus