kabar

Berpuasa ala pemimpin Hamas

"Saya biasanya paling sedikit khatam Al-Quran 5-6 kali selama Ramadan," ujar Duwaik

22 Juni 2015 08:22

Sejatinya tidak ada yang berbeda dengan cara berpuasa Ramadan dilakoni banyak orang. Makan sahur, berbuka, salat tarawih, dan tadarus. Seperti kebanyakan negara muslim lainnya, permulaan Ramadan tahun ini pada Kamis lalu.

Namun bagi para pemimpin Hamas, bulan suci ini menjadi saat paling tepat memohon kepada Allah agar penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina berakhir. "Ini merupakan saat paling baik untuk memohon kepada Allah Mahakuasa untuk membebaskan Yerusalem dan semua wilayah dijajah oleh Israel," kata Abdul Aziz Duwaik, Ketua Parlemen Palestina dari kelompok Hamas, kepada Albalad.co lima tahun lalu.

Apalagi puasa 2010 merupakan kali kedua dia dapat berkumpul bersama istri, tujuh anak, dan 16 cucunya. Dia dibebaskan Juni tahun itu setelah mendekam bersama lebih dari 40 anggota parlemen Hamas selama tiga tahun di penjara Israel.

Lelaki kini 67 tahun ini menyadari Ramadan merupakan bulan berlimpah pahala. Salat wajib dilipatgandakan dan ibadah sunnah diganjar pahala wajib. Karena itu, dia tidak menyia-nyiakan waktu. Dia mengaku tidur hanya 4-5 jam sehari.

Lantaran tugasnya sebagai ketua parlemen tidak terlalu sibuk di bulan suci ini, dia lebih banyak menggunakan waktu untuk beribadah. "Saya biasanya paling sedikit khatam Al-Quran 5-6 kali selama Ramadan," ujar Duwaik menetap di Kota Hebron, Tepi Barat. Orang Arab menyebutnya Al-Khalil, di mana terdapat kuburan Nabi Ibrahim di sana.

Dia mulai bangun pukul tiga dini hari. Sebelum makan sahur, dia menunaikan salat tahajud. Selepas salat subuh dia tidak tidur, namun membaca Al-Quran sebanyak dia mampu dilanjutkan pelbagai kegiatan lainnya. Berbuka puasa dia lakukan di rumah bersama istri dan dua cucu mereka tinggal bersama. Bagi dirinya, tidak ada menu favorit. "Apa yang tersedia, saya makan," ucapnya.

Duwaik berusaha keras salat berjamaah di Masjid Ar-Ribath, berjarak hanya setengah kilometer dari kediamannya. Kebiasaan di masjid itu, salat tarawih 20 rakaat dan witir satu rakaat. Namun di antara kedua salat itu, jamaah masjid bertadarus satu juz saban malam. Dia biasanya didaulat menyampaikan ceramah seputar hikmah bulan puasa.

Meski Ramadan merupakan saat paling istimewa bagi kaum muslim, menurut dia, militer Israel tidak melonggarkan pengamanan. Hingga kini masih ada sekitar 650 pos pemeriksaan di seantero Tepi Barat selain pembangunan Tembok Pemisah masih terus berjalan sejak 2002.

Dia sangat menyesalkan tidak dapat salat di Masjid Al-Aqsa, tempat paling suci ketiga bagi orang Islam setelah Masjid Al-Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Meski Israel menginzinkan lelaki dan perempuan di atas usia 40 tahun, namun Aziz Dweik tidak masuk hitungan. "Sebab kegiatan politik saya dianggap berbahaya," ujar Duwaik.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, November 2013. (faisal assegaf/albalad.co)

Hamas pilih pemimpin baru bulan ini

Haniyah dan Abu Marzuq paling dijagokan buat menggantikan Misyaal.

Dua bocah perempuan tengah melintas di depan tembok sebuah rumah bolong-bolong terkena peluru Israel di Jabaliya, Jalur Gaza, 27 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hamas larang perayaan malam tahun baru

Hotel dan restoran hanya boleh menggelar perayaan sehari sebelum atau sehari setelah pergantian tahun.

Sekelompok peselancar Muda Maroko berkampanye meminta turis asing tidak berbikini selama Ramadan. (Morocco World News)

Peselancar Maroko minta turis asing tidak berbikini selama Ramadan

Kampanye itu dilakukan lewat pemasangan poster di sebuah pantai bertulisan "Hormati Ramadan, jangan berbikini."

Iklan lomba menghapal Al-Quran digelar ISIS di Provinsi hasakah, utara Suriah. (@Matthew_Barber/Twitter)

ISIS gelar lomba hapal Quran berhadiah budak seks

Hadiah masing-masing satu gadis Yazidi itu bagi juara satu hingga tiga.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

20 Agustus 2018

TERSOHOR