kabar

Kucing pun menunggu waktu berbuka puasa di Masjid Al-Haram

"Kelihatannya kucing itu telah memesan tempat untuk iftar di Masjid Al-Haram," tulis Amid al-Jauhari.

22 Juni 2015 12:21

Ada pemandangan unik pada Sabtu sore pekan lalu di dalam Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. Bukan lantaran para jamaah tengah bersiap menunggu waktu berbuka puasa, namun karena ada seekor kucing juga melakoni hal serupa.

Menjelang magrib itu, seluruh jamaah duduk dalam barisan dengan hidangan buat berbuka (iftar) tersedia di depan mereka. Sambil menunggu azan berkumandang, kebanyakan jamaah mengisi waktu dengan membaca Al-Quran.

Herannya, kucing itu pun tidak menyentuh makanan tersedia di hadapannya. Ia menelungkupkan badannya di atas karpet seolah paham waktu berbuka puasa belum tiba.

Gambar kucing menanti iftar ini tersebar luas di Internet. Banyak pengguna media sosial terkesan dengan foto itu. "Kelihatannya kucing itu telah memesan tempat untuk iftar di Masjid Al-Haram," tulis Amid al-Jauhari. Dia menambahkan foto itu menunjukkan binatang pun memuja Allah.

Syekh Bandar Abdul Aziz Balila, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap satu lagi imam Masjid Al-Haram

Alhasil, sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan setelah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dibekuk bulan lalu.

Imam Masjid Al-Haram Syekh Faisal bin Jamil al-Ghazawi. (Twitter)

Satu lagi imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah dan satu lagi ditahan.

Syekh Khalid bin Ali al-Ghamdi, salah satu imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi larang imam Masjid Al-Haram berdakwah

Arab Saudi bulan lalu menangkap Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, juga salah satu imam Masjid Al-Haram.

Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

MUI kutuk penangkapan imam Masjid Al-Haram

"Tidak sedikit ulama atau tokoh menghindar untuk menyuarakan kebenaran ini karena takut menerima risiko," ujar Muhyiddin.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Tiga negara Arab Teluk pakai virus komputer bikinan Israel buat mata-matai warganya

Ada enam operator secara luas menggunakan Pegasus di kawasan Arab Teluk, termasuk dua operator di UEA dan masing-masing satu operator di Arab Saudi serta Bahrain.

23 September 2018

TERSOHOR