kabar

Jihadis ISIS asal Indonesia dipenggal karena sebarkan AIDS

Dua jihadis dari Arab Saudi, satu warga Mesir, dan seorang gadis Yazidi juga terinfeksi AIDS.

24 Juni 2015 09:48

Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Asy-Syaddadi, kota kecil di Provinsi Hasakah, Suriah, telah memenggal seorang jihadis asal Indonesia. Dia terbukti bersalah sengaja menyebarluaskan penyakit AIDS dia derita kepada para pejuang ISIS lewat donor darah.

Namun tidak disebutkan identitas anggota ISIS dari Indonesia itu dan kapan eksekusi berlangsung.

Seorang reporter Sound and Picture tengah menyamar di kota itu mengontak anggota ISIS bernama samaran Abu Qatada. Dia mengungkapkan ISIS menggelar penyelidikan setelah jihadis dari Indonesia ketahuan mengidap AIDS setelah menyumbangkan darah di sebuah rumah sakit dijalankan kelompok ini.

Abu Qatada menambahkan rupanya orang Indonesia itu sudah menderita AIDS sejak di kampung halamannya, sebelum dia pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS September tahun lalu. "Akhirnya diketahui seorang gadis Yazidi pernah dia perkosa dan satu warga Mesir juga menyetubuhi gadis itu terinfeksi AIDS," kata Abu Qatada.

Semua tes itu dilakukan di sebuah pusat penelitian AIDS di Kota Al-Mayadin, juga di Provinsi Hasakah. "Sejumlah anggota ISIS dibawa ke sini. Seorang lelaki 30 tahun berdialek Mesir dan satu gadis Yazidi 15 tahun amat ketakutan dan pucat. Keduanya terbukti positif AIDS," kata dokter yang memeriksa kepada Sound and Picture.

Investigasi lanjutan digelar dan kedapatan paling tidak dua warga Arab Saudi juga terinfeksi AIDS sehabis memperkosa gadis Yazidi itu. Penyelidikan dihentikan segera setelah seorang emir ISIS diketahui pernah berhubungan badan dengan gadis malang itu. Tapi tidak diketahui apakah setelah atau sebelum dia terkena AIDS.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Paspor atas nama Muhammad Ilham Syahputra, diduga jihadis asal Indonesia ditangkap pasukan Filipina di Kota Marawi. (YouTube)

Indonesia minta penjelasan dan akses konsuler atas jihadis ditangkap di Marawi

Muhammad Ilham Syahputra sempat dinyatakan tewas beberapa bulan lalu.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

17 warga Indonesia selamat meski ISIS serbu Marawi

Jihadis ISIS asal Indonesia tewas dalam pertempuran dengan pasukan Filipina.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

19 Juni 2018
Makkah tak lagi sakral
18 Juni 2018

TERSOHOR