kabar

Masyarakat Yahudi di Turki gelar buka puasa bersama

Sebagai ucapan terima kasih atas pembukaan kembali sinagoge di Provinsi Edirne.

24 Juni 2015 16:31

Sebagai ucapan terima kasih atas pembukaan kembali sinagoge bersejarah, masyarakat Yahudi di Provinsi Edirne, Turki, Senin lalu menggelar acara buka puasa (iftar) bersama bagi kaum muslim, seperti dilansir surat kabar Hurriyet Daily News.

Mereka mengundang 700 orang Islam untuk iftar. "Kami pikir cara paling nyaman untuk berterima kasih kepada masyarakat Edirne adalah berbagi iftar bersama," kata Ishak Ibrahimzadeh, pemimpin komunitas Yahudi di Turki. "Kami sangat berterima kasih kepada mereka semua. Kami kembali ke Edirne dan melihat sinagoge itu lebih indah ketimbang sebelumnya."

Sinagoge ini mulai beroperasi dan menggelar ibadah sejak 26 Maret lalu. Tokoh-tokoh Yahudi di Turki ikut terlibat dalam acara buka puasa bersama itu.

Polemik sempat muncul lantaran Gubernur Edirne Dursun Ali Sahin bilang sinagoge itu tidak akan dibuka untuk beribadah setelah perbaikan selesai. Kebijakan ini sebagai balasan atas serangan kaum Yahudi terhadap Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur.

Empat bulan kemudian Gubernur Sahin meminta maaf. Dia menyebut insiden di Al-Aqsa tidak ada hubungannya dengan kaum Yahudi di Turki.

Sinagoge Edirne dibangun pada 1907 dan merupakan sinagoge terbesar kedua sejagat.

Jet pribadi bernomor HZ-SK1 mengangkut para pembunuh wartawan Khashoggi meninggalkan Bandar Udara Ataturk di Kota Istanbul, Turki, menuju Riyadh, Arab Saudi, pada 2 Oktober 2018 pukul 18.20 waktu setempat.(Screengrab)

Potongan tubuh Khashoggi diduga dibawa ke Riyadh

Mayat Khashoggi dimutilasi menjadi 15 bagian.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz pada 19 Oktober 2018 memberhentikan Saud al-Qahtani dari jabatan penasihat istana. (Arab News)

Penasihat istana: Segalanya atas perintah Raja Salman dan putera mahkota

Saud al-Qahtani pernah memperingatkan Jamal Khashoggi untuk berhenti mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah Arab Saudi.

Kepala Badan Intelijen Arab saudi jenderal Ahmad as-Sirri. (Al-Arabiya)

Arab Saudi pecat kepala intelijen dan penasihat istana karena terlibat pembunuhan Khashoggi

Berdasarkan hasil investigasi internal Arab Saudi, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, merupakan anak dari Raja Salman, tidak mengetahui operasi pembunuhan Khashoggi.





comments powered by Disqus