kabar

Pengebom bunuh diri masjid Syiah di Kuwait warga Saudi

Pelaku bernama Fahad Sulaiman Abdul Muhsin al-Qabaa.

28 Juni 2015 16:20

Kuwait telah mengidentifikasi pengebom bunuh diri di masjid Syiah di Ibu Kota Kuwait City Jumat pekan ini. Pelaku adalah warga Arab Saudi bernama Fahad Sulaiman Abdul Muhsin al-Qabaa, seperti dilansir kantor berita resmi KUNA hari ini.

Kementerian Dalam Negeri Kuwait menyatakan Fahad tiba di bandar udara Kuwait Jumat subuh, beberapa jam sebelum menjalankan aksinya. Dia meledakkan diri saat sekitar dua ribu jamaah salat Jumat di Masjid Imam Sadiq tengah bersujud. Ledakan ini menewaskan 27 orang dan melukai 227 lainnya.

Fahad bersembunyi dalam sebuah rumah di Distrik Ar-Rigga, Provinsi Al-Ahmadi, selatan Kuwait.

Sehari setelah kejadian polisi Kuwait menangkap sopir mengantar pelaku ke masjid. Namanya Abdurrahman Sabah Aidan Saud, penduduk ilegal kelahiran 1989.

Polisi juga telah menahan pemilik rumah tempat Fahad tinggal, seorang warga Kuwait berpaham fundamentalis.

Kiri ke kanan: Presiden Libanon Rafiq Hariri, Raja Maroko Muhammad bin Hasan, dan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Prancis. (Twitter/@moaidmahjoub)

Pelayan istana curi 36 jam tangan mewah milik raja Maroko

Salah satu koleksi Raja Muhammad adalah jam tangan Philippe Patek seharga Rp 16,3 miliar.

Delegasi muslim dipimpin Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi, mengunjungi Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi menolak diwawancarai media Israel saat berziarah ke Kamp Auschwitz

Lawatan Syekh Muhammad al-Isa itu berlangsung saat Arab Saudi sedang mempromosikan perubahan dari wajah Wahabi kaku dan keras menjadi Islam moderat.

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi sekaligus Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, memimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai pasukan Nazi Jerman pada Perang Dunia Kedua saat melawat ke Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi pimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai Nazi

Hubungan Saudi-Israel makin mesra setelah Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.





comments powered by Disqus