kabar

Lima ribu kamera pantau keamanan Masjid Al-Haram

Pusat kontrol bekerja sama dengan petugas di lapangan di jam-jam terpadat, yakni sebelum iftar dan setelah tarawih

30 Juni 2015 11:01

Pemerintah Arab Saudi telah memasang lima ribu kamera pengintai beresolusi tinggi untuk memantau keamanan para jamaah di Masjid Al-Haram, Kota Makkah. Kamera-kamera ini dipasang di semua lantai dan halaman masjid.

Kamera-kamera ini dipantau para petugas selama 24 jam di pusat kontrol di Mina. Mereka sepanjang waktu memandangi layar raksasa dilengkapi peta dan data terbaru secara rutin dipasok dari seluruh kamera terpasang di Masjid Al-Haram dan jalan-jalan sekitarnya.

Mayor Jenderal Saad bin Abdullah al-Khilaiwi, kepala pusat kontrol Mina, menjelaskan pihaknya juga berkomunikasi dengan petugas patroli di Masjid Al-Haram.

"Pusat kontrol bekerja sama dengan petugas di lapangan di jam-jam terpadat, yakni sebelum iftar dan setelah tarawih," katanya.

Syekh Bandar Abdul Aziz Balila, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap satu lagi imam Masjid Al-Haram

Alhasil, sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan setelah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dibekuk bulan lalu.

Imam Masjid Al-Haram Syekh Faisal bin Jamil al-Ghazawi. (Twitter)

Satu lagi imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah dan satu lagi ditahan.

Syekh Khalid bin Ali al-Ghamdi, salah satu imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi larang imam Masjid Al-Haram berdakwah

Arab Saudi bulan lalu menangkap Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, juga salah satu imam Masjid Al-Haram.

Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

MUI kutuk penangkapan imam Masjid Al-Haram

"Tidak sedikit ulama atau tokoh menghindar untuk menyuarakan kebenaran ini karena takut menerima risiko," ujar Muhyiddin.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu: Kami ingin bina hubungan diplomatik dengan Indonesia

Sudah tiga kali terjadi pertemuan antara perdana menteri Israel dengan pemimpin Indonesia, yaitu Yitzhak Rabin dan Soeharto (1993), Abdurrahman Wahid dan Ehud Barak (2001), serta Jusuf Kalla dan Netanyahu (2018).

15 Oktober 2018

TERSOHOR