kabar

Pengojek motor di Makkah untung besar selama Ramadan

Tarifnya gila-gilaan dan bisa melebihi harga tiket pesawat.

01 Juli 2015 05:15

Padatnya Kota Makkah, Arab Saudi, saban kali Ramadan membikin lalu lintas di sana sangat macet. Maklum saja, kota suci ini selalu kebanjiran jamaah umrah lokal atau asing selama bulan puasa.

Pemerintah Saudi mencatat dalam sepuluh hari pertama Ramadan tahun ini sekitar delapan juta jamaah tumplek di Masjid Al-Haram. Banyak bus sulit bergerak saat mengangkut jamaah pulang pergi masjid itu.

Alhasil, ojek motor menjadi kendaraan alternatif bagi jamaah. Sayangnya, banyak pengojek motor di Makkah mengambil untung seenaknya. Mereka mengenakan ongkos amat besar, bahkan bisa lebih mahal ketimbang harga tiket pesawat.

Sebagai contoh, pengojek motor meminta bayaran 500 riyal atau setara Rp 1,8 juta untuk jarak lima kilometer. Sedangkan sebuah tiket pesawat domestik tujuan Makkah bisa dibeli seharga 300 riyal saja (Rp 1 juta).

Direktorat lalu lintas Makkah sebenarnya sudah berupaya menertibkan ojek-ojek motor itu, namun kewalahan lantaran jumlah mereka terlalu banyak. Penghasilan pengojek motor kian meningkat di sepuluh hari terakhir Ramadan.

Pengojek motor bernama Imran Yazidi mengakui Ramadan merupakan masa panen bagi mereka. Dia menegaskan mereka tidak pernah memaksa jamaah menggunakan layanan mereka.

Syekh Bandar Abdul Aziz Balila, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap satu lagi imam Masjid Al-Haram

Alhasil, sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan setelah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dibekuk bulan lalu.

Imam Masjid Al-Haram Syekh Faisal bin Jamil al-Ghazawi. (Twitter)

Satu lagi imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah dan satu lagi ditahan.

Syekh Khalid bin Ali al-Ghamdi, salah satu imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi larang imam Masjid Al-Haram berdakwah

Arab Saudi bulan lalu menangkap Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, juga salah satu imam Masjid Al-Haram.

Sebuah alat derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 11 September 2015. (Arab News)

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.





comments powered by Disqus