kabar

Kaum Sunni dan Syiah di Kuwait salat Jumat bareng

Menurut anggota parlemen Kuwait dari kalangan Syiah, Adnan Abdussamad, teror ISIS itu malah kian memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Kuwait.

03 Juli 2015 22:30

Ratusan warga Sunni dan Syiah di Kuwait hari ini salat Jumat bareng di masjid agung di Ibu Kota Kuwait City. Mereka berdoa untuk persatuan nasional dan berkomitmen mencegah segala upaya untuk menciptakan konflik sektarian di negara itu.

Salat Jumat bersama kaum Sunni dan Syiah ini berlangsung sepekan setelah serangan bunuh diri di Masjid Imam Sadiq di Kuwait City. Insiden ini menewaskan 27 orang dan melukai lebih dari 200 lainnya.

Pelaku, warga Arab Saudi bernama Fahad Sulaiman Abdul Muhsin al-Qabaa, meledakkan diri saat dua ribuan jamaah salat Jumat tengah bersujud. Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) - menuding Syiah sebagai aliran sesat - mengklaim bertanggung jawab atas kejadian itu.

"(Ya Allah), peliharalah keamanan bangsa kami dan lindungi kami dari hasutan," kata imam masjid Walid al-Ali dalam doanya. Salat Jumat bersama penganut Sunni dan Syiah itu juga dihadiri Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad as-Sabah.

Kuwait sudah mengambil sejumlah langkah tegas setelah bom bunuh diri itu. Mereka menahan 90 orang terkait serangan ini, menutup satu lembaga pencari dana berkedok demi rakyat Suriah, dan mengesahkan beleid mewajibkan pemerintah menyimpan semua hasil uji genetik rakyatnya.

Menurut anggota parlemen Kuwait dari kalangan Syiah, Adnan Abdussamad, teror ISIS itu malah kian memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Kuwait. "Kejahatan bengis ini hanya membawa kami makin kuat dan toleran," ujarnya kepada kantor berita Reuters.

Selama ini hubungan antara 70 persen kaum Sunni dari total 1,4 juta rakyat Kuwait dan 30 persen pemeluk Syiah rukun dan damai.

Serangan bunuh diri atas masjid Syiah di Kuwait ini terjadi sebulan setelah dua bom bunuh diri menyasar masjid Syiah di Provinsi Timur, Arab Saudi, dan menewaskan 25 orang.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

18 Agustus 2018

TERSOHOR