kabar

Makkah kebanjiran 14 juta jamaah di 16 hari pertama Ramadan

Angka ini naik 40 persen ketimbang periode serupa tahun lalu.

07 Juli 2015 15:26

Lebih dari 14 juta jamaah mengunjungi kota suci Makkah, Arab Saudi, selama 16 hari pertama Ramadan. Angka ini naik 40 persen ketimbang periode serupa tahun lalu.

Data ini terungkap dalam pertemuan Komite Haji Pusat Arab Saudi diketuai Gubernur Makkah Pangeran Khalid al-Faisal. Dalam rapat ini Pangeran Khalid mengkaji kembali kemajuan apa saja telah dicapai selama pelaksanaan umrah dan membahas persiapan menghadapi sepuluh hari terakhir bulan puasa.

Sekretaris Komite Haji Pusat Salah Saqr menjelaskan sejauh ini para jamaah itu diangkut oleh lebih dari 650 ribu kendaraan. "Rencana untuk Ramadan tahun ini mengangkut 25 juta orang dalam 30 hari," katanya.

Wakil Menteri Haji Arab Saudi Isa Muhammad Rawas bilang sejauh ini sudah lima juta jamaah asing melaksanakan umrah, 3,7 juta di antaranya tiba melalui Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah. Sebanyak 1,3 juta orang datang lewat Bandar Udara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah, 114.646 via Bandar Udara Yanbu, 23.539 melalui Pelabuhan Islam Jeddah, dan 18.658 lewat Pelabuhan Perdagangan Yanbu.

Pertemuan itu juga membicarakan soal aplikasi baru telepon cerdas dalam 34 bahasa untuk memudahkan jamaah beribadah.

Syekh Abdurrahman as-Sudais, Imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Youtube)

Imam Masjid Al-Haram bungkam ditanya soal perang Yaman dan blokade Qatar

Dia pernah bilang Presiden Amerika Donald Trump bersama Saudi memandu dunia ke arah perdamaian dan kesejahteraan.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dipaksa copot jaket Barcelona depan Kabah

"Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumab Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab.

Suasana dalam Mal Abraj berlokasi di Menara Zamzam, dekat dengan Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Makkah tak lagi sakral

Di Bali saja, tidak boleh ada bangunan melebihi pura. Di Myanmar diharamkan membangun lebih dari tinggi pagoda.

Kotak simpan barang disediakan bagi jamaah ingin beritikaf di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Arab News)

Tersedia 500 kotak simpan barang bagi jamaah itikaf di Masjid Al-Haram

Para peserta itikaf juga bakal diberikan sebuah tas berisi satu bantal, sajadah, handuk, dan peralatan mandi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

18 Agustus 2018

TERSOHOR