kabar

Selama Ramadan polisi Dubai tangkap 197 pengemis

Mereka menemukan sejunmlah pengemis tinggal di hotel mewah dan memiliki banyak fulus.

09 Juli 2015 17:32

Kepolisian Kota Dubai, Uni Emirat Arab, selama Ramadan tahun ini berhasil menangkap 197 tukang minta-minta. Kampanye antipengemis ini sudah dimulai sejak sebelum bulan puasa.

Direktur Departemen Keamanan Pariwisata Dubai Kolonel Muhammad Rasyid bin Surai mengungkapkan dari jumlah itu 166 adalah pengemis lelaki dan sisanya perempuan.

Dia bilang kepada Gulf News polisi menambah jumlah patroli di kawasan-kawasan paling banyak pengemis, seperti Jumairah, Daira, At-Tuwar, dan Al Mamzar. Patroli juga digelar di luar masjid-masjid biasanya diserbu pengemis saban kali waktu salat tiba.

Surai menambahkan pihaknya juga menemukan sejumlah pengemis tinggal di hotel mewah dan mempunyai banyak fulus. Termasuk seorang wanita meninggalkan anak-anaknya di hotel bintang lima saat dia mengemis dan satu pria Afrika tinggal di hotel luks dengan pakaian dan barang-barang mewah.

Presiden Chad mengadakan pertemuan dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota N'Djamena, 20 Januari 2019. (Twitter/@netanyahu)

Israel dan Chad membuka kembali hubungan diplomatik

Alhasil, tinggal tujuh negara muslim di sub-Sahara Afrika belum memiliki hubungan resmi dengan Israel, yakni Mali, Niger, Sudan, Mauritania, Somalia, Djibouti, dan Komoro.

Rute perjalanan sebuah jet pribadi membawa para pejabat Uni Emirat Arab dan Israel pada 17 Januari 2019 terbang langsung dari Abu Dhabi ke Tel Aviv. (Flight Radar 24)

Kepala badan intelijen dan menlu UEA kunjungi Israel

Para pejabat keamanan Israel melawat secara rahasia ke Abu Dhabi.

Pangeran Fahad bin Sultan bin Abdul Aziz dari Arab Saudi menghadiahkan Kalashnikov dan peluru emas kepada Perdana Menteri Pakistan Imran Khan saat berkunjung ke Islamabad pada 15 Januari 2019. (Twitter)

Pangeran Arab Saudi hadiahkan perdana menteri Pakistan Kalashnikov emas

Imran berhasil mendapatkan bantuan US$ 3 miliar buat cadangan devisa dan pinjaman US$ 3 miliar untuk impor minyak.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son usai penandatanganan nota kesepahaman di Kota New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2018, buat membangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. (Al-Arabiya/Supplied)

Lima pangeran Arab Saudi masih dilarang ke luar negeri

Bin Salman masih menyekap ibunya, Fahda al-Hathlin, dalam penjara bawah tanah di istana milik abangnya.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel dan Chad membuka kembali hubungan diplomatik

Alhasil, tinggal tujuh negara muslim di sub-Sahara Afrika belum memiliki hubungan resmi dengan Israel, yakni Mali, Niger, Sudan, Mauritania, Somalia, Djibouti, dan Komoro.

20 Januari 2019

TERSOHOR