kabar

Selama Ramadan polisi Dubai tangkap 197 pengemis

Mereka menemukan sejunmlah pengemis tinggal di hotel mewah dan memiliki banyak fulus.

09 Juli 2015 17:32

Kepolisian Kota Dubai, Uni Emirat Arab, selama Ramadan tahun ini berhasil menangkap 197 tukang minta-minta. Kampanye antipengemis ini sudah dimulai sejak sebelum bulan puasa.

Direktur Departemen Keamanan Pariwisata Dubai Kolonel Muhammad Rasyid bin Surai mengungkapkan dari jumlah itu 166 adalah pengemis lelaki dan sisanya perempuan.

Dia bilang kepada Gulf News polisi menambah jumlah patroli di kawasan-kawasan paling banyak pengemis, seperti Jumairah, Daira, At-Tuwar, dan Al Mamzar. Patroli juga digelar di luar masjid-masjid biasanya diserbu pengemis saban kali waktu salat tiba.

Surai menambahkan pihaknya juga menemukan sejumlah pengemis tinggal di hotel mewah dan mempunyai banyak fulus. Termasuk seorang wanita meninggalkan anak-anaknya di hotel bintang lima saat dia mengemis dan satu pria Afrika tinggal di hotel luks dengan pakaian dan barang-barang mewah.

Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi adili ulama tersohor secara rahasia

Arab Saudi menahan Syekh Salman dan Syekh Awad al-Qarni sejak September tahun lalu.

Pengungsi Palestina di Yordania. (Middle East Monitor)

Arab Saudi tolak beri visa haji bagi pengungsi Palestina di Yordania

Penolakan ini atas instruksi dari pemerintah Yordania.

Ulama Arab Saudi Syekh Sulaiman ad-Dawisy. (Twitter/@Prisoners of Conscie)

Ulama Arab Saudi meninggal dalam penjara karena disiksa

Syekh Sulaiman adalah orang ketiga tewas dalam penjara setelah Mayor Jenderal Ali al-Qahtani (Maret 2018) dan seniman Muhammad Bani ar-Rumaili al-Anzi (Juli 2018).

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Kesehatan Raja Salman memburuk

Memburuknya kesehatan Raja Salman ini terjadi menjelang pertemuan keluarga besar Bani Saud bakal digelar di Makkah saat hari raya Idul Adha. Raja Salman ingin mendamaikan Pangeran Muhammad bin Salman dengan para pangeran senior dan berpengaruh.





comments powered by Disqus