kabar

Selama Ramadan polisi Dubai tangkap 197 pengemis

Mereka menemukan sejunmlah pengemis tinggal di hotel mewah dan memiliki banyak fulus.

09 Juli 2015 17:32

Kepolisian Kota Dubai, Uni Emirat Arab, selama Ramadan tahun ini berhasil menangkap 197 tukang minta-minta. Kampanye antipengemis ini sudah dimulai sejak sebelum bulan puasa.

Direktur Departemen Keamanan Pariwisata Dubai Kolonel Muhammad Rasyid bin Surai mengungkapkan dari jumlah itu 166 adalah pengemis lelaki dan sisanya perempuan.

Dia bilang kepada Gulf News polisi menambah jumlah patroli di kawasan-kawasan paling banyak pengemis, seperti Jumairah, Daira, At-Tuwar, dan Al Mamzar. Patroli juga digelar di luar masjid-masjid biasanya diserbu pengemis saban kali waktu salat tiba.

Surai menambahkan pihaknya juga menemukan sejumlah pengemis tinggal di hotel mewah dan mempunyai banyak fulus. Termasuk seorang wanita meninggalkan anak-anaknya di hotel bintang lima saat dia mengemis dan satu pria Afrika tinggal di hotel luks dengan pakaian dan barang-barang mewah.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Rabat batalkan rencana kota kembar dengan Guatemala karena pindahkan kedutaan ke Yerusalem

Guatemala baru membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Rabat, Maroko, November tahun lalu.

Dea, 2 tahun, menghadiri Aksi Islam Bela Al-Aqsa bareng ibunya di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai pemindahan Kedutaan Guatemala ke Yerusalem

Paraguay menyusul jejak Amerika dan Guatemala pekan depan.

Ulama Syiah berpengaruh asal Irak Muqtada Sadr bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Kota Jeddah, Arab Saudi, 30 Juli 2017. (Supplied)

Muqtada Sadr menangi pemilihan umum Irak

Dia merupakan putra dari ulama berpengaruh Muhammad Sadiq as-Sadr, dibunuh lantaran menentang rezim Saddam Husain.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.

21 Mei 2018

TERSOHOR