kabar

Proyek ketiga perluasan Masjid Al-Haram diluncurkan

Proyek ini bakal memakan lahan 1,47 juta meter persegi dan nantinya bisa menampung 1,6 juta jamaah.

13 Juli 2015 11:09

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kemarin meluncurkan lima proyek bagian dari program perluasan ketiga Masjid Al-Haram di Kota Makkah. Kelima proyek itu mencakup perluasan halaman masjid, pembangunan terowongan, bangunan fasilitas, dan jalan lingkar pertama.

Dr. Abdurrahman bin Abdul Aziz as-Sudais, ketua lembaga urusan Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi, menjelaskan proyek perluasan ini bakal memakan lahan 1,47 juta meter persegi dan nantinya bisa menampung 1,6 juta jamaah.

Proyek perluasan Masjid Al-Haram saat ini tengah berjalan dan diluncurkan mendiang Raja Abdullah pada 2011 diperkirakan menelan dana US$ 26 miliar atau kini setara Rp 345,8 triliun. Proyek ketiga dicanangkan Raja Salman bakal menguras anggaran lebih dari itu.

Menteri Keuangan Arab Saudi Dr. Ibrahim bin Abdul Aziz al-Assaf bilang bangunan utama dalam proyek ini bakal terdiri dari enam lantai, dilengkapi 680 tangga jalan, 24 lift untuk orang cacat, dan 21 ribu toilet. Proyek ini akan dikerjakan oleh perusahaan konstruksi terbesar di Saudi, Binladin Group.

Proyek perluasan ketiga ini juga mencakup 78 pintu masuk otomatis, pemasangan 4.525 pengeras suara dan 6.635 kamera di tiap bangunan.

Proyek perluasan pertama Masjid Al-Haram diluncurkan pendiri Arab Saudi Raja Abdul Aziz dan selesai di masa pemerintahan Raja Khalid dan Raja Faisal. Proyek perluasan kedua untuk bagian timur masjid diselesaikan di zaman Raja Khalid. Perluasan sisi barat digagas Raja Fahad dan perluasan Mataf dimulai masa Raja Abdullah selesai di era Raja Salman.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dipaksa copot jaket Barcelona depan Kabah

"Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumab Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab.

Suasana dalam Mal Abraj berlokasi di Menara Zamzam, dekat dengan Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Makkah tak lagi sakral

Di Bali saja, tidak boleh ada bangunan melebihi pura. Di Myanmar diharamkan membangun lebih dari tinggi pagoda.

Kotak simpan barang disediakan bagi jamaah ingin beritikaf di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Arab News)

Tersedia 500 kotak simpan barang bagi jamaah itikaf di Masjid Al-Haram

Para peserta itikaf juga bakal diberikan sebuah tas berisi satu bantal, sajadah, handuk, dan peralatan mandi.

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, sejak 1975. (Screengrab)

Berkenalan dengan muazin Masjid Al-Haram

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram sejak 1975.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

19 Juni 2018
Makkah tak lagi sakral
18 Juni 2018

TERSOHOR