kabar

Pengemis di Kuwait punya rekening Rp 22 miliar

Kuwait April lalu mendeportasi 22 pengemis.

13 Juli 2015 17:21

Polisi di Kuwait City, ibu kota Kuwait, telah menahan seorang pengemis supertajir. Setelah diperiksa, lelaki bukan warga negara Kuwait itu ternyata memiliki rekening gendut sebesar 500 ribu dinar Kuwait atau kini setara Rp 22 miliar.

Sumber-sumber keamanan menyatakan pria tidak disebut identitasnya iniĀ  ditahan karena mengemis melanggar aturan. Polisi juga sedang mengusut bagaimana dia bisa mempunyai rekening dalam jumlah begitu besar.

"Polisi tengah berpatroli di wiayah itu ketika mereka melihat seorang pria lagi mengemis di sebuah masjid," kata seorang sumber kepada surat kabar Ar-Rai terbitan Kuwait. "Pengemis itu bilang kepada para jamaah dia benar-benar memerlukan fulus dan tidak punya rumah."

Kuwait April lalu mendeportasi 22 pengemis. Mereka ditangkap lantaran mengganggu orang.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus