kabar

Polisi syariah Saudi usir perempuan dari mal karena pakai riasan mata

Fatmah melawan dan keenam polisi syariah itu akhirnya mengalah.

17 Juli 2015 20:05

Fatmah Ibrahim Husain sejatinya sudah menuruti syariat Islam berlaku di Arab Saudi. Dia keluar rumah ditemani muhrimnya, yakni suaminya.

Namun kelakuan polisi syariah di negara Kabah ini barangkali sudah keterlaluan. Gara-gara dia memakai riasan mata, enam polisi syariah lelaki membuntuti dia tengah berbelanja di Mal Nakhil, Ibu Kota Riyadh. Mereka meminta Fatmah keluar dari mal dengan alasan riasan mata itu tidak sesuai ajaran Islam.

Nyali Fatmah tidak ciut. Dia tidak peduli atas perintah para polisi brewok bergamis dan berkafiyeh merah kotak-kotak itu. Dia bahkan nekat merekam kejadian ini menggunakan telepon selulernya.

Fatmah bareng suaminya kemudian memasuki sebuah toko perhiasan. Keenam polisi syariah ini terus mengikuti. Ketika Fatmah meminta penjaga toko mengambilkan sebuah perhiasan untuk diamati, dia menolak karena takut ada polisi syariah.

Frustasi dengan situasi itu, Fatmah membalikkan badan dan bilang, "Nama saya Fatmah Ibrahim Husain. Katakan kepada saya siapa nama kalian jika kalian benar-benar lelaki sejati!"

Adu mulut segera pecah antara Fatmah dan polisi syariah itu. Mereka akhirnya mengalah setelah Fatmah menolak meninggalkan mal.

Peristiwa itu membikin Fatmah geram. Dia berniat mengadukan masalah ini ke pihak berwenang.

Kejadian polisi syariah Saudi menggangu pengunjung perempuan di pusat belanja bukan hal baru. Dua bulan lalu seorang polisi syariah lelaki mengusir satu wanita gara-gara tidak memakai sarung tangan. Insiden ini berlangsung di Mal Barzan, Kota Hail, barat daya Arab Saudi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump didampingi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menunjukkan surat keputusan soal pengakuan Amerika terhadap Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel di Gedung Putih, 25 Maret 2019. (Twitter/@netanyahu)

Trump akui Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel

"Kemungkinan perjanjian damai di masa depan harus mempertimbangkan kebutuhan Israel untuk melindungi negaranya dari Suriah dan ancaman lain di kawasan," kata Trump dalam surat keputusannya.

Peta Dataran Tinggi Golan. (BBC)

Trump besok akui Golan wilayah kedaulatan Israel

Israel mencaplok Golan dari Suriah setelah memenangkan Perang Enam Hari pada 1967.

Presenter televisi di Uni Emirat Arab mencium dan meletakkan sandal milik Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid di atas kepalanya. (Screenshot)

Presenter televisi UEA cium sandal putera mahkota Abu Dhabi

Presenter ini kemudian meletakkan sandal itu di atas kepalanya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Putera mahkota Abu Dhabi usulkan bunuh para pemimpin Taliban

Prince kemudian menetap di Abu Dhabi dan dibayar oleh Bin Zayid untuk membentuk pasukan bayaran di UEA, buat menghadapi perlawanan aktivis pro demokrasi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Trump akui Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel

"Kemungkinan perjanjian damai di masa depan harus mempertimbangkan kebutuhan Israel untuk melindungi negaranya dari Suriah dan ancaman lain di kawasan," kata Trump dalam surat keputusannya.

26 Maret 2019

TERSOHOR