kabar

Pantai umum di Riviera ditutup karena keluarga Kerajaan Saudi ingin berlibur

Penduduk setempat marah dan berencana menggugat Raja Salman secara hukum.

18 Juli 2015 04:36

Keluarga Kerajaan Arab Saudi telah meminta sebuah pantai nudis di kawasan wisata Riviera, selatan Prancis, ditutup karena mereka ingin berlibur musim panas.

Pihak keluarga Raja Salman bin Abdul Aziz ini memang memiliki sebuah vila pinggir pantai di Cote d'Azur, Vallauris, berjarak tidak sampai sepuluh kilometer dari Cannes. Pihak berwenang di sana membenarkan Pantai Mirandola bakal ditutup di puncak musim panas.

Keputusan itu membikin marah penduduk setempat. Mereka berniat menggugat secara hukum keluarga Kerajaan Saudi atas rencana menutup jalan masuk ke pantai itu.

"Jumat siang pekan lalu para pekerja menaruh sebuah beton dan pembatas di sekitar pintu masuk," kata seorang warga. "Jika Raja (Salman) merasa tidak aman di pantai dia seharusnya tinggal dalam vilanya."

Wali Kota Vallauris Michelle Salucki telah meminta polisi memastikan pembatas dibangun di sana tidak permanen sehingga masyarakat bisa ke pantai lagi setelah keluarga kerajaan selesai berlibur.

Hingga kini pemerintah Prancis dan keluarga Kerajaan Saudi masih membahas masalah pengamanan di sekitar vila itu.

Vila ini dibeli Pangeran Fahad bin Abdul Aziz, kemudian menjadi raja Arab Saudi, pada 1979 setelah pemilik sebelumnya, Pangeran Ali Khan, tewas dalam kecelakaan mobil. Vila aslinya bernama Chateau de l'Horizon itu dibangun pada 1932 buat aktris Amerika Maxine Elliott, temannya Winston Churchill, dan ibunya.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

900 ribu kembang api akan dibakar buat rayakan hari lahir Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi dibentuk pada 23 September 1932 oleh Raja Abdul Aziz bin Abdurrahman.

Sampah makanan. (Saudi Gazette)

FAO sebut Arab Saudi negara paling banyak buang makanan

FAO bilang saban tahun terdapat 427 ton makanan dibuang di negara Kabah itu.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Microsoft dipkasa meminta maaf karena keliru menerjmehkan Dais menjadi ZArab Saudi. (Fortune)

Microsoft minta maaf karena salah menerjemahkan Dais menjadi Arab Saudi

Kepala Microsoft di Arab Saudi Mamduh Najjar meminta maaf atas kekeliruan itu.





comments powered by Disqus