kabar

Balas jasa, nama jalan di Aden diganti dengan nama raja Saudi

Jalan Raja Salman ini membentang dari Caltex Square hingga Riegel Square, terkenal di Yaman sebagai jalur maritim.

19 Juli 2015 10:20

Sebagai balas jasa kepada Arab Saudi, Presiden Yaman Abdu Rabbu Mansyur Hadi mengganti nama jalan terpenting di Kota Aden, selatan Yaman, dengan nama Raja Salman bin Abdul Aziz, penguasa negara Kabah.

Keputusan itu keluar Jumat lalu setelah milisi pro-Hadi dibantu pasukan koalisi Arab berhasil membebaskan Aden dari kuasa pemberontak Syiah Al-Hutiyun. Jalan Raja Salman ini membentang dari Caltex Square hingga Riegel Square, terkenal di Yaman sebagai jalur maritim.

"Keputusan penting telah diambil untuk mengakui persaudaraan, kejujuran, dan keberanian dari negara-negara Arab Teluk dan Arab lainnya di bawah kepemimpinan Raja Salman untuk menyokong rakyat Yaman tengah menghadapi cobaan berat, tercermin dalam semua bentuk dukungan dan bantuan di lapangan," demikian bunyi surat keputusan Presiden Hadi.

Saudi memimpin koalisi Arab sejak akhir Maret lalu menggempur pasukan Al-Hutiyun di Yaman buat mengembalikan rezim Hadi. Presiden Hadi terpaksa mengasingkan diri ke Saudi setelah milisi Al-Hutiyun menguasai Ibu Kota Sanaa dan Aden.

Raja Salman beralasan intervensi militer itu dilakukan lantaran manuver Al-Hutiyun di Yaman mengancam keamanan negaranya.

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (huseofsaud.com)

Kelompok pembangkang serukan Pangeran Ahmad rebut takhta Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga orang menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Kudeta ancam Arab Saudi

"Dalam waktu dekat kita akan menyaksikan kudeta terhadap raja dan putera mahkota," kata Pangeran Khalid.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mencium tangan abang tirinya, Pangeran Talal bin Abdul Aziz saat datang menjenguk di Rumah Sakit Raja Faisal, Riyadh, November 2017. (Sabq)

Raja Salman bela anaknya meski tangkapi ulama

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman diangkat menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017, Arab Saudi sudah menahan lusinan ulama, wartawan, aktivis, dan akademisi semena-mena tanpa proses peradilan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

CIA simpulkan anak Raja Salman perintahkan bunuh Khashoggi

Atas perintah putera mahkota, Khalid bin Salman menyarankan Khashoggi mengurus dokumen buat menikah ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul.

17 November 2018

TERSOHOR