kabar

Balas jasa, nama jalan di Aden diganti dengan nama raja Saudi

Jalan Raja Salman ini membentang dari Caltex Square hingga Riegel Square, terkenal di Yaman sebagai jalur maritim.

19 Juli 2015 10:20

Sebagai balas jasa kepada Arab Saudi, Presiden Yaman Abdu Rabbu Mansyur Hadi mengganti nama jalan terpenting di Kota Aden, selatan Yaman, dengan nama Raja Salman bin Abdul Aziz, penguasa negara Kabah.

Keputusan itu keluar Jumat lalu setelah milisi pro-Hadi dibantu pasukan koalisi Arab berhasil membebaskan Aden dari kuasa pemberontak Syiah Al-Hutiyun. Jalan Raja Salman ini membentang dari Caltex Square hingga Riegel Square, terkenal di Yaman sebagai jalur maritim.

"Keputusan penting telah diambil untuk mengakui persaudaraan, kejujuran, dan keberanian dari negara-negara Arab Teluk dan Arab lainnya di bawah kepemimpinan Raja Salman untuk menyokong rakyat Yaman tengah menghadapi cobaan berat, tercermin dalam semua bentuk dukungan dan bantuan di lapangan," demikian bunyi surat keputusan Presiden Hadi.

Saudi memimpin koalisi Arab sejak akhir Maret lalu menggempur pasukan Al-Hutiyun di Yaman buat mengembalikan rezim Hadi. Presiden Hadi terpaksa mengasingkan diri ke Saudi setelah milisi Al-Hutiyun menguasai Ibu Kota Sanaa dan Aden.

Raja Salman beralasan intervensi militer itu dilakukan lantaran manuver Al-Hutiyun di Yaman mengancam keamanan negaranya.

Grafiti menentang perang di Yaman. (Middle East Monitor)

Ambisi bobrok Arab Saudi dalam Perang Yaman

Sebanyak 31 persen serangan udara mengincar target-target non-militer, termasuk 386 areal pertanian, 183 pasar, 102 instalasi air dan listrik, serta 62 gudang makanan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman kedatangan sejumlah pangeran senior saat terjadi upaya kudeta

"Ketika kejadian itu, selain ada Raja Salman dan putera mahkota, juga ada beberapa pangeran senior dan pejabat datang bersama para pengawal bersenjata," katanya sumber Albalad.co

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Hindari upaya pembunuhan, anak Raja Salman disarankan kurangi tampil depan publik

Sumber Albalad.co itu menekankan situasi dalam keluarga besar Bani Saud memang tengah genting akibat perebutan kekuasaan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bom waktu di negara Kabah

Raja Salman sudah menanam bom waktu itu sejak April 2015, tiga bulan setelah dirinya naik takhta.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

20 Juni 2018

TERSOHOR