kabar

Hizbullah tangkap 175 anggotanya karena menolak bertempur di Suriah

Sebanyak 120 pejuang Hizbullah dan 200 lainnya tewas dalam Perang Suriah.

19 Juli 2015 11:03

Hizbullah telah menahan 175 pejuangnya karena menolak bertempur menghadapi pemberontak di Zabadani, kota di Suriah berbatasan dengan Libanon, seperti dilansir Israel Radio kemarin, mengutip sumber-sumber oposisi di Suriah.

Mengutip laporan surat kabar Asyarq al-Ausat, para anggota milisi Syiah paling kuat di Libanon itu mulai enggan dikirim untuk membela rezim Basyar al-Assad. Hal ini muncul setelah 120 anggota Hizbullah tewas dan 200 lainnya luka saat bertempur bareng pasukan Suriah.

Pemberontakan di Suriah telah memasuki tahun kelima. Konflik senjata berkepanjangan ini kian rumit saja setelah kehadiran milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Kelompok teroris dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu bukan sekadar ingin menumbangkan kekuasaan Assad, tapi juga berencana membangun khilafah islamiyah.

Sebagai bagian dari poros Iran, Hizbullah berkepentingan membantu Suriah. Apalagi ISIS sudah menyatakan perang terhadap Syiah karena dianggap sesat.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai dan persenjatai 12 kelompok pemberontak di Suriah

Tiap pemberontak mendapat bayaran US$ 75 saban bulan. Juga ada dana tambahan untuk 12 kelompok pemberontak buat membeli senjata di pasar gelap Suriah.

Militer Israel memberikan pertolongan pertama terhadap satu dari empat anak yatim piatu Suriah menjadi korban luka dalam perang, sebelum dilarikan ke rumah sakit di Israel pada 29 Juni 2018. )the Israel Defense Forces)

Israel selamatkan 800 relawan Helm Putih dari Suriah

Evakuasi itu dilakukan setelah Inggris, Jerman, dan Kanada bersedia memberikan suaka.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Militer Israel memberikan pertolongan pertama terhadap satu dari empat anak yatim piatu Suriah menjadi korban luka dalam perang, sebelum dilarikan ke rumah sakit di Israel pada 29 Juni 2018. )the Israel Defense Forces)

Israel rawat empat anak yatim piatu Suriah

Jumlah pengungsi Suriah di perbatasan dengan israel di Dataran Tinggi Golan meningkat menjadi sekitar 270 ribu orang.





comments powered by Disqus