kabar

ISIS larang Wi-Fi di Raqqah

ISIS meminta jasa penyedia Internet mematikan layanan ini di rumah-rumah, termasuk tempat tinggal para pejuang ISIS.

20 Juli 2015 15:21

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah melarang penggunaan Wi-Fi (jaringan Internet nirkabel) di luar kafe-kafe Internet di seantero Kota Raqqah, Suriah.

Menurut kelompok aktivis Raqqah Is Being Slaughtered Silently, keputusan milisi dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu membatasi akses Internet di tempat-tempat umum. Mereka juga meminta jasa penyedia Internet mematikan layanan ini di rumah-rumah, termasuk tempat tinggal para pejuang ISIS.

ISIS memberi waktu empat hari bagi para pemilik kedai Internet untuk melaksanakan aturan baru ini, kalau melanggar bakal dihukum.

Langkah ISIS ini untuk mencegah penduduk dan pegiat di Raqqah mendokumentasikan dan menyebarluaskan kekejaman dilakukan ISIS melalui Internet.

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Trump umumkan kemenangan atas ISIS

Amerika segera menarik pasukannya dari Suriah.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ulama Arab Saudi meninggal karena disiksa dalam penjara

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman menjabat putera mahkota pada 21 Juni 2017, Arab Saudi getol menangkapi para pembangkang.

22 Januari 2019

TERSOHOR