kabar

Turki akhirnya izinkan pembangunan gereja

Ini adalah izin pertama diberikan sejak Kekhalifahan Usmaniyah berakhir pada 1923.

04 Januari 2015 05:21

Pemerintah Turki berakar Islam akhirnya membolehkan pembangunan sebuah gereja di negara itu. Ini adalah izin pertama diberikan sejak Kekhalifahan Usmaniyah berakhir pada 1923.

Gereka bakal dibangun itu buat masyarakat minoritas Kristen Suriah. Rumah ibadah ini akan dibikin di tepi pantai Laut Marmara, Yesilkov, pinggiran Istanbul. Di sana sudah berdiri gereja Yunani Orthodoks, Armenia, dan Katolik.

"Ini adalah izin pertama sejak terbentuknya negara republik Turki," kata seorang pejabat pemerintah kepada kantor berita AFP. "Gereja-gereja sebelumnya telah diperbaiki dan dibuka kembali buat masyarakat, tapi tidak ada gereja baru dibangun sampai sekarang."

Sekitar 99 persen penduduk Turki saat ini adalah muslim. Partai berkuasa AKP dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan dituding ingin mengislamkan negara itu secara resmi beraliran sekuler.

Meski begitu, sebagai usaha untuk bergabung ke dalam Uni Eropa, Turki berupaya memperluas hak-hak kelompok agama minoritas. Pemerintah mengembalikan beberapa aset disita serta mengoperasikan kembali sejumlah gereja, biara, dan sinagoge.

Komunitas Kristen Suriah di Turki kini tidak sampai 20 ribu orang. Mereka kebanyakan tinggal di bagian tenggara negara itu dantidak memilih antara Kristen Orthodoks atau Katolik. Mereka menggunakan bahasa Syriak berakar dari Aramaik.

Gereja buat komunitas itu bakal dibangun di atas sebuah lahan hasil sumbangan dewan kota setempat dan sebagian lagi dibeli oleh kelompok Kristen Suriah.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

Pegasus, aplikasi telepon seluler bikinan NSO Group, perusahaan berbasis di Ibu Kota tel Aviv, Israel. (slideshare.net)

Aplikasi sadap bikinan Israel bobol WhatsApp

Setelah berhasil masuk ke sebuah telepon seluler, Pegasus menguasai kamera, mikropon, surat elektronik, daftar kontak, pesan, dan sebagainya.

Aysen Gurcan merupakan menteri berjilbab pertama di Turki. Dia diangkat sebagai menteri kebijakan keluarga dan sosial. (iha.com.tr)

Menteri berjilbab pertama di Turki

Aysen Gurcan ditunjuk sebagai menteri kebijakan keluarga dan sosial.





comments powered by Disqus