kabar

London bakal tindak tegas playboy Arab supertajir

Aturan baru ini untuk memberantas para playboy Arab suka mengebut di jalan, menyetel musik keras-keras, dan membiarkan mesin mobil mereka hidup sedangkan pengemudinya tidak berada dalam mobil.

26 Juli 2015 10:12

Dewan Kota Kensington dan Chelsea di Ibu Kota London, Inggris, Jumat pekan ini mengumumkan bakal menindak keras anak-anak muda Arab supertajir bila mobil-mobil supermewah mereka mengganggu ketertiban umum.

Aturan baru ini untuk memberantas para playboy Arab suka mengebut di jalan, menyetel musik keras-keras, dan membiarkan mesin mobil mereka hidup sedangkan pengemudinya tidak berada dalam mobil, seperti dilansir surat kabar the Daily Telegraph.

Saban Juli hingga Agustus kawasan-kawasan elite di London dijejali mobil-mobil mewah milik kaum Arab supertajir. Mereka umumnya berasal dari Arab Saudi, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Mobil-mobil bikin ngiler orang ini biasanya terlihat di luar toko-toko mewah, hotel bintang lima, dan jalan-jalan eksklusif di sekitar Knightsbridge.

Namun saat mereka berkendara, suara mesin mobil mereka menimbulkan kebisingan dan cara mereka menyetir bisa menyebabkan orang luka. Mereka juga doyan parkir sembarangan. Siapa melanggar aturan baru ini bisa didenda, diadili, atau mobil mereka seharga miliaran rupiah bisa disita.

"Ini sudah menjadi masalah besar beberapa tahun belakangan," kata Nick Paget-Brown, pemimpin Dewan Kensington dan Chelsea. "Daerah itu telah menjadi tujuan para bocah pembalap dari negara-negara Arab Teluk dan mobil-mobil super mereka sangat mengganggu."

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (tamimhkalthani.com)

Emir Qatar tidak hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk

Dia mengutus menteri negara urusan luar negeri. Sedangkan lima anggota GCC lainnya - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - diwakili rajanya masing-masing.

Uskup Ava Morkos memimpin misa Kristen Koptik pertama di Arab Saudi pada 2 Desember 2018. (Twitter/DrMahmoudRefaat)

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan kunjungi UEA pada Februari 2019

UEA bakal menjadi negara muslim ketujuh didatangi Paus Fransiskus.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Emir Qatar tidak hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk

Dia mengutus menteri negara urusan luar negeri. Sedangkan lima anggota GCC lainnya - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - diwakili rajanya masing-masing.

10 Desember 2018

TERSOHOR