kabar

Polisi Saudi tahan pelancong perempuan karena mengemudi

Perempuan 30-an tahun dari sebuah negara Arab ini menyetir Hyundai sewaan.

29 Juli 2015 22:46

Polisi di Kota Buraidah, Provinsi Qassim, Arab Saudi, Senin pagi lalu menahan seorang pelancong perempuan dari sebuah negara Arab lantaran mengemudi.

Perempuan 30-an tahun tidak disebutkan identitasnya itu sedang mengendarai Hyundai sewaan, sedangkan suaminya duduk di jok sebelahnya.

Juru bicara Kepolisian Qassim Mayor Badar as-Sahibani menjelaskan wanita itu datang ke Saudi untuk mengunjungi suaminya.

Meski tidak ada undang-undang melarang perempuan menyetir mobil, namun tradisi di negara Kabah ini mengharamkan kaum hawa melakukan itu. Saudi menjadi satu-satunya negara di dunia melarang perempuan mengendarai mobil.

Sejumlah perempuan di Saudi pernah berkampanye memprotes larangan itu, namun ditindak tegas aparat keamanan. Polisi syariah di negeri Dua Kota Suci ini juga kerap menangkap perempuan nekat mengemudi.

Sampah makanan. (Saudi Gazette)

FAO sebut Arab Saudi negara paling banyak buang makanan

FAO bilang saban tahun terdapat 427 ton makanan dibuang di negara Kabah itu.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Microsoft dipkasa meminta maaf karena keliru menerjmehkan Dais menjadi ZArab Saudi. (Fortune)

Microsoft minta maaf karena salah menerjemahkan Dais menjadi Arab Saudi

Kepala Microsoft di Arab Saudi Mamduh Najjar meminta maaf atas kekeliruan itu.

Pangeran Bandar bin Sultan, Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat pada 1983-2005. (BBC)

Arab Saudi ancam jual total aset US$ 750 miliar di Amerika Serikat

Keluarga korban Teror 11/9 meyakini sejumlah pejabat Arab Saudi terlibat dalam perencanaan serangan 11 September 2001.





comments powered by Disqus