kabar

Ahmadinejad berpolitik lagi

"Orang tidak boleh lupa Amerika Serikat adalah musuh kita," kata Ahmadinejad di hadapan 400 pendukungnya Kamis pekan lalu

04 Agustus 2015 15:58

Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad sudah mulai berkampanye meski pemilihan parlemen baru digelar Februari tahun depan. Dia akan menjadi pesaing berat kubu moderat bulan lalu berhasil mencapai kesepakatan dengan pihak Barat buat menyelesaikan krisis program nuklir Iran.

Setelah bungkam dua tahun, sejak Presiden Hasan Rouhani beraliran moderat terpilih, di hadapan 400 pendukungnya Kamis pekan lalu di Ibu Kota Teheran, lelaki 58 tahun itu bersumpah akan mengembalikan lagi prinsip-prinsip Revolusi Islam ditanam mendiang Ayatullah Khomeini.

"Insya Allah, kemenangan dan masa depan amat cerah menunggu kita. Meski begitu akan ada benturan dan ganjalan setan dalam perjalanan kita," kata Ahmadinejad, tampil santai dengan berjaket olahraga. "Orang tidak boleh lupa Amerika Serikat adalah musuh kita."

Ahmadinejad dikenal keras terhadap Amerika Serikat dan sekutunya, termasuk Israel. Dia kerap melontarkan pernyataan bikin panas kuping dan menolak berunding mengenai proyek nuklir negaranya.

Dia amat tersohor di pedesaan dan kalangan rakyat miskin Iran. Pemimpin tertinggi negeri Persia itu Ayatullah Ali Khamenei juga kesengsem dengan sikap Ahmadinejad. Saking populernya, mantan wali kota Teheran ini terpilih menjadi presiden dua periode: 2005-2009 dan 2009-2013.

Ketika menjabat, Ahmadinejad saban hari menerima ribuan surat dari rakyat Iran. Dia memberi bantuan uang tunai kepada kaum papa setelah mencabut subsidi makanan dan bahan bakar. Awal pekan ini antrean orang mengular di depan rumahnya untuk meminta bantuan.

Sadiq Kharrazi, politikus reformis pernah menjabat wakil menteri luar negeri, menilai karier politik Ahmadinejad sudah habis. Tapi dia bilang Ahmadinejadisme, kebijakan politik luar negeri garis keras dan kebijakan ekonomi populer, masih menjadi ancaman bagi Iran.

"Dia tidak bisa muncul lagi tanpa persetujuan pimpinan tinggi politik di negara ini," ujar Said Lailaz, pengamat politik. "Kembalinya Ahmadinejad berarti Khamenei ingin menggunakan dia untuk mengimbangi kaum moderat di pemilihan umum mendatang."

Ibu Kota Manama, Bahrain. (Arabian Business)

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

Mordechai Vanunu dan istrinya Kristin Joachimsen setelah menikah di Gereja Sang Penebus, Yerusalem, 19 Mei 2015. (facebook.com)

Trump teken surat janji untuk tidak paksa Israel ungkap senjata nuklirnya

Perjanjian serupa pernah ditandatangani tiga presiden Amerika sebelumnya, yakni Bill Clinton, George Walker Bush, dan Barack Obama.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengadakan pertemuan dengan para tokoh agama di New York, Amerika Serikat, 28 Maret 2018. (Al-Arabiya)

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. (commons.wikimedia.org)

Ahmadinejad ditangkap dengan tuduhan hasut demonstran

Pihak oposisi mengklaim sudah 50 demonstran tewas. Sedangkan versi pemerintah hanya 22 orang terbunuh.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

20 Juni 2018

TERSOHOR